Sidang Chromebook, Nadiem Sebut Kebijakan Ini Hemat Rp3,9 Triliun
Nadiem Makarim menyebut pengadaan Chromebook menghemat Rp3,9 triliun. Pernyataan itu disampaikan dalam sidang kasus dugaan korupsi digitalisasi pendidikan.
Sejumlah karyawan BGN menunggu di luar kantor usai Kejagung menggeledah kantor tersebut. Ist/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — Situasi di kantor pusat Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mendadak menjadi sorotan publik pada Rabu (3/6/2026). Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di lokasi tersebut sejak pagi hari, hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala BGN.
Pantauan di lapangan menunjukkan pengamanan ketat diberlakukan di sekitar kantor. Aparat gabungan dari kepolisian dan TNI berjaga di sejumlah titik strategis sejak pukul 08.00 WIB. Akses masuk ke gedung juga dibatasi, bahkan tamu di luar pegawai BGN untuk sementara tidak diperkenankan masuk.
Sebagian besar karyawan yang keluar masuk area kantor memilih irit bicara dan enggan memberikan keterangan kepada awak media. Hingga siang hari, belum ada pernyataan resmi dari pihak BGN terkait penggeledahan tersebut.
Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochamad Jeffry, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan oleh tim penyidik. Ia menyebut proses tersebut dilakukan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
“Benar,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, tanpa merinci lebih lanjut terkait perkara yang sedang ditangani.
Sementara itu, informasi dari internal menyebutkan sejumlah pimpinan BGN tidak berada di kantor saat penggeledahan berlangsung. Mereka diketahui sedang menghadiri kegiatan di Sentul, Bogor, yang menghadirkan motivator internasional Tony Robbins sebagai narasumber.
Penggeledahan ini terjadi di tengah dinamika besar di tubuh BGN. Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti pucuk pimpinan lembaga tersebut. Dadan Hindayana dicopot dari jabatan Kepala BGN dan posisinya digantikan oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan menyampaikan bahwa pergantian dilakukan sebagai bagian dari evaluasi dan penyegaran organisasi.
“Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.
Meski belum ada penjelasan resmi mengenai keterkaitan antara penggeledahan dan pergantian pimpinan, rangkaian peristiwa ini memicu spekulasi luas di publik. Terlebih, Kejagung dikenal tengah gencar mengusut sejumlah kasus besar yang melibatkan lembaga negara.
Hingga kini, Kejagung masih melakukan pendalaman dan memiliki kewenangan untuk mengumpulkan barang bukti serta keterangan dalam proses penyidikan. Perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini masih ditunggu, termasuk kemungkinan penetapan pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Kasus ini dipastikan akan menjadi perhatian nasional, mengingat peran strategis BGN dalam program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan kebijakan gizi dan ketahanan pangan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nadiem Makarim menyebut pengadaan Chromebook menghemat Rp3,9 triliun. Pernyataan itu disampaikan dalam sidang kasus dugaan korupsi digitalisasi pendidikan.
KSP Dudung ungkap dugaan jual beli dapur MBG jadi alasan pencopotan Kepala BGN. Presiden ingin program bebas penyimpangan.
Pemerintah pastikan pajak UMKM tidak naik. Tarif 0% hingga 0,5% kini berlaku permanen untuk memberi kepastian usaha.
Fenomena api misterius di Seyegan Sleman sudah muncul 87 kali dalam 12 hari. Api membakar perabot hingga mulai merembet ke area lain.
Pembangunan Taman Budaya Bantul didanai melalui Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan alokasi anggaran sebesar Rp19,8 miliar
Petugas haji 2027 wajib ikut diklat barak. Pemerintah juga bentuk Daker Armuzna demi pelayanan dan keselamatan jamaah.