Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR 2026, PDIP Ungkap Alasan
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyampaikan materi seminar dalam acara seminar yang digelar di Fakultas Hukum UII, Jalan Tamansiswa, Jogja, Sabtu (31/03/2018). Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA – Beredar kabar Kapolri Jenderal Tito Karnavian bakal ditarik menjadi menteri, jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memimpin Indonesia untuk kedua kalinya. Namun, informasi itu dibantah oleh Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal. Ia mengatakan, jenderal bintang empat itu tak tertarik untuk masuk ke dalam jajaran pembantu presiden.
“Kapolri saat ini fokus mengerjakan tugas-tugas kepolisian dengan sebaik-baiknya. Tidak ada fokus lain selain memimpin dan mengembangkan institusi Polri,” kata Iqbal kepada Okezone, Minggu (5/5/2019).
Menurut dia, mantan Kapolda Metro Jaya itu sedang fokus kepada pembenahan sumber daya manusia yang ada di dalam kepolisian. “Mengembangkan institusi Polri dan menanamkan jiwa promoter pada diri seluruh anggota Polri,” katanya.
Jenderal bintang dua itu juga menepis isu yang berkembang kalau Tito akan diplot menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) pada periode Presiden Jokowi selanjutnya. Namun, menurutnya, jabatan itu hanya cocok diemban oleh tokoh yang berpengalaman dari lembaga TNI.
"Adapun di beberapa media online muncul isu yang mengaitkan Pak Kapolri dengan jabatan Menko Polhukam, Pak Kapolri mengatakan posisi itu paling pas diisi oleh tokoh dari kalangan TNI," kata Iqbal.
Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menganalisa Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan ditarik ke dalam kabinet menteri, jika Presiden Joko Widodo diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai pemenang Pilpres 2019.
"Saya menilai, prestasi Polri dalam mengamankan Indonesia, terutama ibu kota Jakarta, saat proses pilpres maupun saat pelaksanaan pilpres sangat luar biasa. Situasi aman dan sangat kondusif, padahal situasi politik sangat panas, masyarakat terbelah antara pendukung 01 dan 02. Perang di medsos sudah seperti perang bharatayudha," kata Neta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.