Advertisement
Ketum Muhammadiyah Ingatkan Warga Agar Berpuasa Medsos saat Ramadan
Haedar Nashir. - ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG- Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau umat Islam agar menjadikan media sosial (medsos) ikut berpuasa dari hal-hal yang buruk pada bulan Ramadhan.
Haedar di Magelang, Sabtu (4/5/2019), mengatakan jangan jadikan medsos menjadi tempat untuk saling menumpahkan amarah, kebencian, dan perseteruan.
Advertisement
"Jangan jadikan medsos untuk menyampaikan berbagai ujaran yang membuat retak sebagai bangsa, tidak produktif bahkan mungkin membuat kehidupan berubah menjadi 'sumpek'," katanya.
Ia menyampaikan hal tersebut usai meresmikan Masjid Manarul Ilmi di Kampus Universitas Muhammadiyah Magelang.
Ia menuturkan dalam konteks tersebut jadikan selama satu bulan itu berpuasa dalam medsos dari hal-hal yang buruk. Jadi medsos harus ikut berpuasa supaya tidak menjadi arena hal-hal yang buruk.
"Dalam puasa itu ketika kita diajak bertengkar, Nabi Muhammad SAW mengajarkan aku sedang berpuasa. Nanti dalam medsos pun ketika ada mereka yang menebar hal-hal yang membuat kita batal dalam berpuasa termasuk retak sebagai umat dan bangsa, harus kita ingatkan," katanya.
Ia menuturkan insya Allah Senin (6/5) umat Islam di Indonesia puasa Ramadhan maka niati dari sekarang untuk berpuasa sebagaimana ajaran Al Quran dan sunnah Rosulullah, agar umat menjadi bertakwa dan semakin bertakwa.
Ia mengatakan dalam menghadapi dunia medsos yang keras juga penuh dengan perseteruan maka lewat puasa pihaknya mengimbau agar medsos menjadi media yang edukatif.
"Media untuk kita berilmu, tukar informasi, berukuwah sekaligus juga membangun kita menjadi generasi takwa, medsos bisa untuk seperti itu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Baru Terima SK, Puluhan ASN Gunungkidul Diminta Turun ke Warga
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
- Lalu Lintas Melandai, Korlantas Hentikan One Way Nasional Rabu Sore
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Mensos Bakal Sanksi 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Kerja Usai Lebaran
- Merasa Difitnah Menteri HAM Natalius Pigai Siapkan Langkah Hukum
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
Advertisement
Advertisement







