Ada Modus Penipuan Mengatasnamakan KAI, Ini Cirinya
PT KAI (Persero) mengimbau masyarakat berhati-hati atas modus penipuan yang beredar di media sosial dan grup chat.
Ilustrasi lulusan perguruab tinggi./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA-- Ratusan ribu anak muda berebut masuk sekolah kedinasan. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat jumlah pendaftar sekolah kedinasan telah mencapai 225.238 hingga Selasa (30/4/2019) pada pukul 11.08 WIB.
Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan pendaftaran penerimaan siswa-siswi/taruna-taruni sekolah kedinasan pada kementerian/lembaga yang dibuka sejak 9 April 2019. Pendaftaran dibuka melalui portal dikdin.bkn.go.id, dan secara resmi akan ditutup pada 30 April 2019 pukul 24:00 WIB.
“Penutupan pendaftaran tersebut berlaku untuk seluruh Sekolah Kedinasan kecuali Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) yang memperpanjang pendaftaran hingga 5 Mei 2019,” ungkapnya, dikutip dari keterangan resminya, Selasa (30/4/2019).
Sesuai pengumuman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Nomor: B/393/S.SM.01.00/2019, total ada 21 sekolah kedinasan dari 8 kementerian/lembaga yang membuka pendaftaran tahun 2019.
Dari total 225.238 pelamar yang telah menyelesaikan pendaftaran, dia menjelaskan ada lima besar sekolah Kedinasan yang paling diminati. Posisi pertama ditempati oleh Politeknik Keuangan Negera (PKN) STAN dengan 128.987 pelamar.
Kemudian disusul dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan pelamar sebanyak 38.141. Posisi ketiga ditempati oleh Politeknik Statistika STIS dengan 16.377 pelamar dan keempat adalah Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi dengan 8.452 pelamar. Di posisi kelima, ada Politeknik Imigrasi (Poltekim) dengan 5.677 pelamar.
Selanjutnya, pelamar yang telah menyelesaikan pendaftaran akan mengikuti proses verifikasi administrasi untuk dapat mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, kecuali PKN STAN dan Politeknik Statistika STIS yang tidak melalui tahap verifikasi administrasi sehingga seluruh pelamar pada kedua sekolah kedinasan tersebut akan mengikuti tahap seleksi selanjutnya.
Salah satu tahapan seleksi tersebut adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang meliputi Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang sesuai dengan ketentuan Peraturan yang berlaku.
“Selain itu, pelamar juga akan mengikuti tahapan lainnya seperti tes psikologi, tes kesamaptaan, tes matematika, dan lainnya sesuai dengan ketentuan masing-masing sekolah kedinasan,” tekannya.
Ridwan mengharapkan seluruh pelamar selalu memantau website atau media sosial resmi milik Sekolah Kedinasan untuk mengetahui informasi selanjutnya.
Seperti diketahui, sekolah kedinasan merupakan salah satu jalur untuk menjadi CPNS. Namun, pengangkatan menjadi CPNS tersebut dilakukan setelah siswa-siswi/taruna-taruni dinyatakan lulus pendidikan serta memperoleh ijazah dari lembaga pendidikan kedinasan yang bersangkutan dan ditempatkan pada jabatan tertentu berdasarkan usulan dari kementerian/lembaga yang bersangkutan dan pemerintah daerah (yang melakukan pola pembibitan pada Kementerian Perhubungan) berdasarkan formasi yang ditetapkan oleh Menteri PANRB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PT KAI (Persero) mengimbau masyarakat berhati-hati atas modus penipuan yang beredar di media sosial dan grup chat.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.