Penetapan Tersangka Raudi Akmal Jadi Sorotan di Sidang Praperadilan
Hakim PN Sleman mempertanyakan dasar Kejari Sleman menetapkan Raudi Akmal sebagai tersangka sebelum putusan perkara terkait berkekuatan hukum tetap.
Ilustrasi Pramugari Citilink/IG:@pramugari_indonesia
Harianjogja.com, PONTIANAK - Pesawat Citilink tujuan Pontianak-Cengkareng dikabarkan mengalami masalah saat akan terbang meninggalkan Bandara Internasional Supadio Pontianak, Sabtu (27/4/2019) malam.
Mesin pesawat dengan nomor penerbangan QG411 itu, tak menyala ketika berkali-kali di-starter. Sehingga para penumpang panik dan meminta agar bisa dikeluarkan dari kabin. Serta tak mau diberangkatkan dengan pesawat yang sama.
Salah satu penumpang, Afo menerangkan, penerbangan dijadwalkan pada pukul 19.40 WIB. "Tadi mesinnya di-start terus. Mati lampu mati lampu terus. Tapi masih paksakan untuk terbang. Makanya kami minta turun saja," katanya dikutip Okezone.com.
Ia melanjutkan, saat ini semua penumpang masih menunggu kepastian dari pihak maskapai. "Kami masih menunggu. Yang jelas tak mau diterbangkan pakai pesawat yang sama," tegasnya.
Sementara penumpang lainnya juga menjelaskan kejadian bermula saat semua penumpang sudah masuk ke kabin. Ada sekitar 50-an penumpang. "Saat itu penumpang sudah masuk semua. Kondisi pesawat sudah mau terbang. Akan tetapi, begitu engine-nya di-start, mati total," tuturnya.
Kemudian, kata warga Jakarta yang kebetulan ada urusan di Pontianak ini, saat mesin di-start kembali, lampu dalam kabin pesawat berkedip-kedip.
"Semua penumpang jelas minta turun. Karena kita takut. Pertama tidak dikasih turun. Setelah melewati berbagai pertimbangan dan koordinasi berbgai pihak, akhirnya kita diturunkan," terang dia.
Hingga berita ini dibuat, belum ada keputusan dari pihak maskapai. Penumpang pun masih menunggu solusi terbaik. Asal tidak nekat diterbangkan menggunakan maskapai yang sama.
"Kita masih menunggu kebijaksanaan dari citilink. Yang jelas kami minta ganti pesawat. Karena kondisi tak layak terbang. Apalagi suara kapten pesawat tadi terdengar gugup ketika memberi informasi. Tak seperti biasanya," tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Hakim PN Sleman mempertanyakan dasar Kejari Sleman menetapkan Raudi Akmal sebagai tersangka sebelum putusan perkara terkait berkekuatan hukum tetap.
Lebih dari 3.800 orang meninggal akibat gelombang panas di Spanyol. Kebakaran hutan juga memicu evakuasi puluhan ribu warga.
Pemkot Jogja akan menertibkan replika plang Jalan Malioboro yang digunakan jasa foto usai video wisatawan dimintai bayaran viral.
Polda Metro Jaya menegaskan AKP Pardiman tidak ditangkap dalam kasus narkoba dan saat ini masih menjalani pemeriksaan etik.
DPP Kota Jogja memberikan layanan kesehatan terpadu bagi 350 ternak untuk memperkuat pencegahan PMK dan penyakit hewan menular strategis.
Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian di Timur Tengah dan mendesak semua pihak segera membuka kembali jalur dialog dan diplomasi.