Advertisement
4,27 Juta Siswa SMP & Sederajat Mulai Ujian Nasional Pekan Depan
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman (tengah) berdialog dengan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) saat mengikuti doa bersama jelang Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (8/4/2019). Doa bersama dan zikir yang diikuti para pelajar dari seluruh SMP di kota Banda Aceh itu untuk menguatkan mental dan spiritual siswa dalam menghadapi USBN dan UN tahun pelajaran 2018/2019. - ANTARA FOTO/Irwansyah Putra.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Sekitar 4,27 juta siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTS) akan mulai mengikuti ujian nasional mulai 22- 25 April.
Namun, untuk beberapa wilayah seperti Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur, UN baru dilaksanakan pada 23 April. Ujian nasional tingkat SMP/MTS akan fokus pada empat mata pelajaran yakni Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Advertisement
"Sejauh ini persiapan untuk UN SMP sudah berjalan lancar, sudah sinkronisasi untuk UNBK begitu juga soal udah sampai untuk UN kertas pensil (UNKP)," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno, di Jakarta, Jumat.
Dia menambahkan UN SMP dan MTS tersebut diikuti sebanyak 56.504 sekolah yang terdiri dari 39.326 SMP dan 17.719 MTS. Adapun sekolah yang mengikuti UNBK mencapai 78%.
Sejumlah provinsi yang sudah menyelenggarakan UNBK secara keseluruhan untuk tingkat SMP yakni DKI Jakarta, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Aceh, DIY, dan Bangka Belitung.
Adapun untuk tingkat MTS Terdapat 22 provinsi yang menyelenggarakan UNBK secara keseluruhan yakni DKI Jakarta, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Aceh, DIY, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Lampung, Bali, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Banten, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Riau, Papua Barat, dan Sumatera Utara.
Totok juga menambahkan pihaknya optimistis pelaksanaan UN di daerah terkena bencana tidak akan mengalami kendala dan diselenggarakan sesuai jadwal yang ditetapkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kebijakan Luar Negeri Trump Mengeras, Targetkan Greenland-Iran
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
Advertisement
APBD 2026 Disiapkan, Bantul Perbaiki Jalan dan Jembatan Rusak
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Bantul Setop Tambang Ilegal di Bawuran Pleret
- Kantor Diduga Scam di Sleman Tutup Usai Penggerebekan Polisi
- Polisi Kerahkan 1.060 Personel Jaga Aksi Buruh Hari Ini di Jakarta
- Pergerakan Tanah Masih Terjadi di Lokasi Sinkhole Situjua Sumbar
- Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang, Evaluasi Program Prioritas
- Mulai 2026, Gaji Guru PPPK Bantul Minimal Setara UMK
- Modus Liquid Vape, BNN Ungkap Lab Narkoba Jaringan Global di Ancol
Advertisement
Advertisement



