BMKG Ingatkan Hujan Lebat Lokal di Tengah Cuaca Kering
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JAKARTA--Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencium aroma potensi politik uang untuk Pemilu 2019. Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Pemberantasan PPATK, Firman Firman Shantyabudi.
Hal itu, kata dia, berdasarkan temuan PPATK soal adanya perputaran uang dari dana kampanye yang dinilai sangat masif. Meski begitu, dikatakan Firman bahwa dana kampanye yang diberikan aman-aman saja.
"Artinya, PPATK juga memotret ada kecendurungan memang, moga-moga saya salah karena PPATK tak bisa menuduh. Ini ada laporan inteleligence, membaca dari kecendurungan penarikan dana tunai bisa terjadi dua sampai tiga tahun sebelum Pemilu," kata Firman di Hotel Ashley, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2019).
"Jadi, kalau tahun ini pelaksanaan kampanye dana yang berputar di bank itu aman, bukan berarti tidak terjadi potensi politik uang. Karena mereka bisa simpan itu uang 2 sampai 3 tahun bisa taruho di safe house barangkali," ujarnya.
Terkait temuan itu, PPATK juga telah menyampaikannya kepada Bawaslu agar bisa segera disikapi. Karena menurut Firman, potensi adanya politik uang masih bisa terjadi di kalangan peserta pemilu.
"Ini faktanya, itu sangat potensial, uangnya diambil, dipecah-pecah uangnya dikasih. Ada model berbeda, kami sudah sampaikan ke Bawaslu ini yang perlu dirumuskan kembali, apakah hanya uang, seperti yang kita ketahui dengan serangan fajar dan sebagainya. Atau sesuatu yang bernilai sama untuk bisa dijadikan alat tukar atau jaminan-jaminan," tutur Firman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Mural di Patangpuluhan Jogja menjadi ruang kreativitas anak muda untuk menyuarakan isu lingkungan, budaya, sosial, hingga ekonomi kreatif.
BBMKG memperingatkan potensi air laut pasang di Bali pada 26-30 September 2026. Warga pesisir diminta waspada terhadap dampaknya.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Kebakaran lahan terjadi di Puncak Setampol Torean Gunung Rinjani. Tim TNGR bergerak memadamkan api dan menilai luas area terdampak.