Advertisement
Cuaca Buruk Hambat Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Maros
Cuaca buruk dan awan tebal hambat pencarian pesawat ATR 42-500 di Maros, Sulsel. Tim SAR gabungan tetap melanjutkan operasi dengan hati-hati. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, MAKASSAR—Operasi pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terhambat akibat cuaca buruk dan awan tebal yang menutupi lokasi pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyatakan kondisi lapangan cukup menantang. “Kondisi di lapangan dari lokasi penyisiran Basarnas, cuaca kurang mendukung untuk melakukan pencarian, karena awan tebal menghalangi pandangan, ditambah kondisi gelap semalam,” ujarnya di Makassar, Minggu.
Advertisement
Operasi SAR melibatkan tim gabungan dari Basarnas, TNI AU, AirNav Indonesia, dan pihak terkait lainnya, yang terus menyesuaikan strategi penyisiran sesuai kondisi cuaca.
Informasi awal dari Kementerian Kehutanan menyebutkan, saat pesawat hilang kontak kondisi cuaca sedikit berawan dengan jarak pandang sekitar 8 kilometer. Namun, BMKG mencatat bahwa wilayah Sulawesi Selatan pada Sabtu itu mengalami awan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang di siang dan sore hari, termasuk di titik koordinat hilangnya pesawat.
Selain itu, prakiraan khusus untuk Kabupaten Maros menunjukkan kombinasi awan dan peluang hujan ringan dalam beberapa hari ke depan, sehingga tim SAR harus ekstra hati-hati dalam pelaksanaan operasi.
BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca berisiko di Sulsel pada awal Januari 2026, termasuk potensi hujan lebat, banjir, dan angin kencang.
Menanggapi situasi tersebut, Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan bahwa personel TNI bersama tim gabungan akan melanjutkan pencarian hari ini, sambil tetap menyesuaikan metode operasi demi keselamatan petugas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemkab Bantul Jamin Biaya Perawatan Korban Bencana Angin Kencang
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Jamkesda Jogja Disiapkan
- Kasus TBC Jogja 1.333 Orang, Dinkes Perkuat Skrining Kontak
- Pengaduan Kopdes Merah Putih Kini Bisa Lewat Call Center
- Bupati Bantul Larang Mercon dan Perang Sarung Saat Ramadan
- Dana Desa Rp200 Juta Disiapkan untuk Ketahanan Pangan Tirtohargo
- 34.143 Warga Sleman Keluar dari BPJS Kesehatan, Pemkab Reaktivasi
- SPPG Seyegan Sesuaikan MBG saat Ramadan dan Libur Nasional
Advertisement
Advertisement







