Prabowo : Apa Sadar Bahwa Sebenarnya Kita Diejek

Capres-cawapres Nomor Urut 02 Prabowo (kiri)-Sandiaga Uno bersiap mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Debat pertama mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. - ANTARA/Sigid Kurniawan.
30 Maret 2019 22:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Calon Presiden Prabowo Subianto menilai pertahanan Indonesia terlalu lemah. Prabowo menilai hal itu menjadi penyebab Indonesia diejek negara lain.

Prabowo menilai pentingnya suatu pertahanan negara yang kuat. Prabowo pun mengutip adagium dari seorang ahli sejarah asal Yunani yang menyatakan bahwa mereka yang kuat akan berbuat sehendaknya, yang lemah harus menderita.

"Kami menilai pertahanan Indonesia terlalu lemah. Kenapa? Karena kita tidak punya uang karena itu kita harus menjaga keuangan kita. Ke mana keuangan kita? Kekayaan kita harta kita tidak tinggal Indonesia karena itu kita lemah, apa kita sadar bahwa sebenarnya kita diejek?" kata Prabowo saat Debat Pilpres 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019) malam.

"Jadi, bagi saya kita harus tingkatkan anggaran pertahanan untuk itu kita harus buat sistem hentikan kebocoran, hentikan korupsi," lanjut Prabowo.

Untuk diketahui, debat kali ini, hanya menampilkan dua calon presiden, yakni Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto.

Keduanya dipandu oleh dua moderator, yakni Zulfikar Naghi dan Retno Pinasti. Sementara tema yang diperdebatkan ialah ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, dan hubungan internasional.

Sumber : Suara.com