Debat Capres : Prabowo Nilai Korupsi di Indonesia Stadium IV

Capres-cawapres Nomor Urut 02 Prabowo (kiri)-Sandiaga Uno bersiap mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Debat pertama mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. - ANTARA/Sigid Kurniawan.
30 Maret 2019 20:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Debat capres keempat resmi digelar Sabtu (30/3/2019) malam pukul 20.00 WIB. Debat bertema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional dimulai dengan penyampaian visi misi calon.

Dalam debat yang digelar di Hotel Shangri La, Jakarta, Prabowo mendapat kesempatan pertama menyampaikan visi dan misinya. Menurut Prabowo, Pancasila adalah hasil kompromi besar, suatu kecermelangan dari generasi pendiri bangsa. Pancasila dapat mempersatukan kelompok etnis, agama-agama besar, budaya berlainan, kompromi ini yang menghasilkan bangsa Indonesia.

"Saya bersumpah kalau ada yang merubah Pancasila akan saya hadapi," ucap Prabowo.

Di bidang pemerintahan, menurut Prabowo, lembaga-lembaga pemerintah harus kuat, baru negara kuat, program pembangunan bisa dilaksanakan.

"Kalau ada jual beli jabatan, negara tidak mungkin melaksanakan pembangunan," katanya.

"Kami akan membersihkan lembaga-lembaga pemerintah, kualitas hidup aparat pemerintah, menghilangkan korupsi," sambung dia.

Prabowo juga menyatakan, tingkat korupsi di Indonesia sudah sangat parah. Bila diibaratkan penyakit, Prabowo menyebut sudah stadium IV. "Ibarat penyakit, ini [korupsi] sudah stadium IV," katanya.

Di bidang keamanan, menurut Prabowo, anggaran di Indonesia untuk bidang keamanan masih sangat kecil. Sehingga butuh perhatian lebih lagi. Sementara di bidang hubungan internasional, Prabowo berjanji akan menjaga hubungan baik dengan semua negara dan semua kekuatan di seluruh dunia.

"Namun kita juga harus mempertahankan dengan segenap jiwa apabila kedaulatan kita diganggu," tegas Prabowo.

Sumber : Suara.com