Ketua DPRD DKI Sebut Tarif MRT Maksimal Rp16.000

Presiden Jokowi meresmikan MRT Jakarta. - Ist/Suara.com.
24 Maret 2019 17:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan, pihaknya sudah menyepakati harga tiket Moda Raya Terpadu (MRT) dengan Pemprov DKI. Ia tak ingin menyebut besaran tarif pastinya, tapi yang pasti kisaran harganya itu berkisar di atas Rp10.000 dan di bawah Rp16.000.

"Harga sudah ada, tebal tipisnya itu di atas Rp10.000, di bawah Rp16.000, di antara itu," kata Prasetio di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2019).

Menurut dia, tarif MRT tak bisa dipatok dengan harga Rp10 ribu, karena beban Pemprov DKI dalam mensubsidi tarifnya terlalu besar.

"[Kalau Rp 10.000], subsidinya kegedean. Saya sama pak Gubernur sudah cocok nih soal tarif," katanya.

Politikus PDIP itu berpesan kepada seluruh masyarakat Jakarta dan luar Ibu Kota untuk ikut merawat fasilitas transportasi massal berbasis rel tersebut. Ia sempat menyayangkan ketika melihat beberapa pengunjung yang masih marak membuang sampah secara sembarangan di stasiun MRT.

"Kita meminta kepada masyarakat untuk dirawat, karena itu kita gunakan untuk waktu yang panjang mungkin mereka enggak ngerti, dianggap ini masih wisata kuliner," katanya.

Meski begitu, lanjut dia, tak bisa sepenuhnya disalahkan kepada masyarakat. Ia mengimbau kepada Pemprov DKI untuk lebih gencar mensosialisasikan tata cara penggunaan MRT yang baik dan lebih banyak menyediakan tempat sampah di stasiun MRT. "Di luar negeri juga semua begitu," ujarnya.

Sumber : Okezone.com