Target Pendanaan Iklim 45 Persen Dihapus, Transisi Hijau Terancam
Bank Dunia menghapus target pembiayaan iklim 45 persen setelah tekanan AS. Negara berkembang khawatir pendanaan transisi hijau dan adaptasi iklim melemah.
Tangkapan layar akun @AndiArief_/Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief ditangkap polisi karena diduga mengonsumsi sabu-sabu. Politikus Partai Demokrat itu belakangan populer karena aktif di Twitter. Beberapa cuitannya bahkan acap memancing kontroversi.
Di akun Twitter pribadinya (@AndiArief__), Andi mengunggah cuitan hampir setiap hari. Begitu pula pada hari ketika ia ditangkap pada Minggu (3/3/2019).
Cuitan terakhir Andi pada Minggu diunggah sekitar pukul 10.26 WIB. Dalam cuitan itu, Andi menyindir pernyataan politikus Partai Golkar Misbakhun mengenai pidato Agus Harimurti Yudhoyono.
"Misbakhum, ini pidato politik partai demokrat yg harusnya disampaikan ketum, karena berhalangan diganti AHY. Ente nonton pidatonya nggak," demikian bunyi tulisan Andi.
Misbakhum, ini pidato politik partai demokrat yg harusnya disampaikan ketum, karena berhalangan diganti AHY. Ente nonton pidatonya ngga https://t.co/Qc9CbXTM0P
— andi arief (@AndiArief__) March 3, 2019
Beberapa menit sebelumnya, Andi mengirim tulisan disertai video politikus Partai Demokrat Sartono Hutomo. Ia mengungkapkan dukungannya terhadap rekan sesama partainya itu.
"Petarung Demokrat dari dapil pacitan, magetan, trenggalek, ngawi dan ponorogo. Lanjut Pak De @SartonoHutomo," kata Andi.
Petarung Demokrat dari dapil pacitan, magetan, trenggalek, ngawi dan ponorogo. Lanjut Pak De @SartonoHutomo pic.twitter.com/bQQ9DQbRgV
— andi arief (@AndiArief__) March 3, 2019
Pada hari yang sama Andi juga sempat menulis soal pidato AHY dan pernyataan mantan gubernur Jawa Timur Soekarwo yang menurutnya telah ditafsirkan secara berlebihan oleh banyak pihak.
"Pernyataan AHY dan Pak De Karwo ditafsirkan berlebihan. Kepada semua kader, sistem politik yg didisain Pak Jokowi dg PT [presidential treshold] 20 persen membuat partai2 non capres terancam bonsai. Namun, semua jalan yg terpaksa harus dijalani. Mudah2an O2 menang, agar situasi dinormalkan seperti dulu," tulis Andi Arief sekitar pukul 08.40 WIB.
Pernyataan AHY dan Pak De Karwo ditafsirkan berlebihan. Kepada semua kader, sistem politik yg didisain Pak Jokowi dg PT 20 persen membuat partai2 non capres terancam bonsai. Namun, semua jalan yg terpaksa harus dijalani. Mudah2an O2 menang, agar situasi dinormalkan seperti dulu.
— andi arief (@AndiArief__) March 3, 2019
Andi Arief ditangkap di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat. Hasil tes urin yang diumumkan oleh Mabes Polri pada Senin (4/3/2019) menyebutkan Andi Arief positif menggunakan sabu-sabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.
Pura Jagat Natha resmi berdiri di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Kehadirannya melengkapi rumah ibadah lintas agama di kawasan tersebut.
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.
Hasil Pilur PAW Sleman 2026 di lima kalurahan. Andi Suwarno hingga Totok Jaka Suwarta meraih suara terbanyak.