Advertisement
Sandiaga Uno Ditolak di Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Begini Penjelasan Pimpinan
Sandiaga Uno. - Antara/Sigid Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, CIREBON - Calon presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mendapat penolakan di Pondok Pesantren Buntet, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sebuah surat edaran berisi penolakan terhadapan kedatangan Sandiaga viral di media sosial. Foto surat tersebut diunggah oleh akun @maklambeturah, Jumat (1/3/2019).
Pimpinan Pondok Pesantren Buntet, KH Adib Roffiudin membenarkan surat penolakan tersebut berasal dari pihaknya.
Advertisement
"Kami dengan KH Ma'ruf Amin memiliki hubungan emosional yang sangat dekat. Kami masih satu keluarga, berasal dari satu buyut yang sama. Jadi kami menghormati Beliau, " ujarnya, seperti dikutip dari Okezone, Jumat (1/3/2019).
Menurutnya lagi, surat penolakan agar mencegah sesuatu hal yang tidak diinginkan.
BACA JUGA
"Silaturahmi itu baik, tapi mencegah sesuatu yang tidak baik, itu jauh lebih baik, " kata dia.
Berikut isi surat tersebut:
Sehubungan dengan rencana kedatangan Cawapres 02, Sandiaga Salahudin Uno ke Pondok Buntet Pesantren Cirebon, kami segenap masyayikh, sesepuh, dan seluruh warga Buntet Pesantren menyatakan:
1. Menolak kedatangan Sandiaga Uno ke Pondok Buntet Pesantren, karena berpotensi memicu kerawanan sosial.
2. Kami segenap keluarga Pondok Buntet Pesantren telah sepakat untuk mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.
3. Menghimbau kepada seluruh warga Pondok Buntet Pesantren agar turut serta menjaga marwah dan martabat Pondok Buntet Pesantren sebagai pesantren yang berada di bawah naungan NU.
4. Meminta kepada pihak Polres Kabupaten Cirebon untuk tidak memberikan izin kepada Sandiaga Uno dan tim suksesnya untuk memasuki wilayah Pondok Buntet Pesantren sebagai antisipasi terhadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dinsos Sleman Fasilitasi Puluhan Dokumen Kependudukan Warga Marginal
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- DIY di Jalur Aktif Bumi: Mengapa Gempa Bumi Kerap Mengguncang Jogja
- 247 Guru Honorer Bantul Belum Diangkat P3K Paruh Waktu
- Pemkab Bantul Siapkan Rp2,4 Miliar Tangani Dampak Bencana di 14 Titik
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 6 Februari 2026
- BBPPMT Jogja Bahas Tindak Lanjut Riset Trans Patriot
- Cuaca DIY Jumat 6 Februari: Semua Wilayah DIY Hujan Ringan
- Jelang Ramadan 2026, Harga Pangan di Jogja Masih Stabil
Advertisement
Advertisement



