Jokowi Pernah Kerja di Perusahaan Prabowo? Begini Faktanya

Presiden Joko Widodo menyambangi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, di Hambalang, Bogor. - Antara
21 Februari 2019 02:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf mengatakan Capres petahana Joko Widodo atau Jokowi pernah bekerja di salah satu perusahaan milik capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Aceh.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo membantahnya. Menurutnya, Prabowo baru membeli PT. Kiani Group, seusai Jokowi keluar dari perusahaan tersebut.

Dia mengaku, Jokowi baru bekerja saat PT Kiani Kertas Group di bawah kepemilikan pengusaha mendiang Bob Hasan. Saat itu, Jokowi menjabat setara dengan manajer di salah satu anak perusahaan, yakni PT. Alas Helau.

"Dulu itu pak Jokowi setelah kita pegang, beliau [Jokowi] sudah nggak disitu lagi, sudah mundur sebagai apa manajer atau apa dulu, beliau tahu kok itu, semua masyarakat situ tahu," kata Edhy kepada Suara.com, Rabu (20/2/2019).

Edhy yang kala itu juga menjabat sebagai direktur meyakini kalau Jokowi keluar sebelum Prabowo membeli saham PT. Kiani Group. Setelah dibeli, Prabowo menggati nama perusahaan tersebut menjadi PT Tusam Hutani Lestari, yang memasok kayu pinus sebagai bahan pembuat kertas ke Kertas Kraft Aceh (KKA).

"Waktu beliau [Jokowi] pergi itu kan kondisi perusahaan sedang dalam penanganan BPPN. Kita tangani satu persatu sampai akhirnya masalah selesai," pungkasnya.

Untuk diketahui, Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf mengatakan Joko Widodo pernah bekerja di salah satu perusahaan milik Prabowo Subianto di Aceh.

"Pak Jokowi lebih tahu sebab pak Jokowi kerja di sana juga dulu, di Bener Meriah. Pokoknya di sana tiga tahun dia dengan pak Prabowo," kata Irwandi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin (18/2/2019).

Irwandi menyebut perusahaan Prabowo tersebut bergerak di bidang penghasil kertas bernama PT. Alas Helau. Irwandi menyebut, luas tanah lahan milik Prabowo hingga mencapai ribuan hektar. Namun, kata Irwandi, semenjak dirinya menjadi Gubernur selama dua periode, perusahaan milik Prabowo bermasalah karena melakukan penebangan pohon pinus.

Sumber : Suara.com