Advertisement
Bukannya Ambil Motor, Pencuri di Wonogiri Hanya Bawa Ban Depan & Belakang
Warga mengamati sepeda motor matik milik Anton Sigit Pamungkas, 31, yang ban depan dan belakangnya dicuri di rumahnya, Dusun Asemlegi RT 002/RW 005, Desa Pondoksari, Nguntoronadi, Wonogiri, Minggu (10/2/2019). (Istimewa - Humas Polres Wonogiri)
Advertisement
Harianjogja.com, WONOGIRI--Belum lama ini, kasus pencurian aneh yang terjadi di kawasan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri wilayah Nguntoronadi menjadi perbincangan warganet di Facebook. Pasalnya, si pelaku bukannya mengambil satu unit motor secara utuh, tetapi hanya membawa kabur sepasang bannya.
Tak sedikit warganet yang menganggap pencurian itu aneh karena sepeda motor milik nelayan setempat ditinggalkan tanpa ban depan maupun belakang.
Advertisement
Paur Humas Polres Wonogiri, Aipda Iwan Sumarsono, kepada Solopos.com, Senin (11/2/2019) mengatakan bahwa aparat Polsek Nguntoronadi memberi informasi peristiwa pencurian tersebut benar terjadi.
Korbannya adalah Anton Sigit Pamungkas, 31, warga Dusun Asemlegi RT 002/RW 005, Desa Pondoksari, Nguntoronadi. Anton mengetahui ban sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 6893 ZI miliknya hilang saat akan pulang seusai menjaring ikan di waduk, Minggu siang.
BACA JUGA
Sebelumnya, dia ke waduk mengendarai sepeda motor matik tersebut. Sesampainya di lokasi yang dituju, yakni dekat permakaman Asemlegi, dia memarkirkan sepeda motornya itu sekitar pukul 11.00 WIB.
Kemudian dia menuju perahu miliknya yang bersandar di tepi waduk. Setelah sampai di lokasi, dia melihat dua orang tak dikenal berada di perahunya. Satu orang sedang tidur dan satu lainnya sedang memancing.
Lalu Anton meminta mereka pergi karena perahu akan digunakannya menuju perairan. Seusai menjaring ikan, dia kembali ke tepi lalu menuju tempat sepeda motornya diparkir. Dia terkejut karena kedua ban sepeda motornya saat itu sudah hilang.
Kapolsek Nguntoronadi, AKP Sali, menambahkan hingga Senin pemilik sepeda motor belum melaporkan kejadian pencurian itu. Walau demikian, dia sudah menginstruksikan anggotanya menindaklanjuti informasi adanya pencurian ban sepeda motor.
Dia mengetahui informasi itu dari medsos. Informasi yang dihimpun Solopos.com, akibat kejadian itu Anton tak bisa membawa sepeda motornya pulang. Kemudian dia meminta bantuan warga agar sepeda motornya bisa diangkut. Warga membantu mengangkut menggunakan sepeda motor berberonjong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Daftar Camilan Tinggi Protein Sehat untuk Menahan Lapar Seharian
- Penukaran Uang Baru di Stasiun Jogja Diserbu Penumpang KA
- Trilogi Filosofi Keistimewaan DIY, Kompas Pemerintahan Bumi Mataram
- Bukan karena Perang, Ini Alasan TNI Terapkan Status Siaga 3
- Dana Desa Menyusut, DPRD DIY Soroti Dampak pada Program Kalurahan
- Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi Indonesia Tidak Menuju Resesi
- 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur
Advertisement
Advertisement




