Kasus Dugaan Eksploitasi Seksual WNA Naik ke Penyidikan
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Ilustrasi rupiah/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA--Nama Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasir Djamil disebut dalam persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf. Nasir Djamil disebut pernah dikirimkan uang Rp1 miliar oleh seorang pengusaha.
Hal tersebut diakui Direktur PT Kenpura Alam Nangro, Dedi Mulyadi saat bersaksi untuk terdakwa Irwandi Yusuf, dan dua terdakwa lainnya yakni, Teuku Saiful Bahri, serta Hendri Yuzal. Dedi mengaku telah menyerahkan uang Rp1 miliar tersebut.
"Dia [Nasir Djamil] anggota DPR RI. Tapi dia tidak tahu apa-apa, yang menawarkan kerjaan si Rizal. Uang diserahkan ke Rizal," ujar Dedi kepada Jaksa Penuntut Umum pada KPK di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).
Menurut Dedi, PT Kenpura Alam Nangro bergerak di bidang jasa konstruksi. Perusahaan Dedi pernah ditawarkan untuk mengerjakan proyek di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Aceh.
Dedi mengaku pekerjaan itu ditawarkan Rizal. Kemudian, Dedi menyerahkan uang sebesar Rp1 miliar kepada Rizal. Kata Dedi, Rizal merupakan asisten Nasir Djamil. "Uangnya diserahkan ke Rizal. Rizal ini orang dekatnya Pak Nasir Djamil," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.