Advertisement
Kapolda DIY Minta Kasus Agni Jangan Lagi Dibesar-besarkan
Para mahasiswa aksi solidaritas Kita Agni melakukan audiensi di Balairung UGM setelah melakukan orasi di depan gedung rektorat, Kamis (29/11/2018). - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dugaan pemerkosaan yang menimpa Agni, mahasiswa Fisipol UGM saat Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Maluku 2017 berakhir damai. Kapolda DIY Irjen Ahmad Dofiri mengatakan persoalan ini tidak perlu dibesar-besarkan karena keduanya sudah berdamai.
“Ini sendiri laporannya belum ada. Memang kami diminta bantuan UGM untuk menyelidiki,” kata Dofiri seusai meresmikan Masjid Baiturrahman di Polres Gunungkidul, Selasa (5/2/2019).
Advertisement
Menurut dia, adanya kesepakatan kedua belah merupakan solusi yang terbaik. Terlebih lagi, sambung Dofiri, dari sisi kasus juga tidak ada perkosaan maupun pelecehan seksual dan hanya sebatas kesalahpahaman semata. “Kalau berdamai itu bagus dan sesuai dengan apa yang kami harapkan,” ungkapnya.
Dofiri menekankan dengan adanya kesepakatan ini, maka tidak ada lagi yang perlu dibesar-besarkan. “Keduanya sudah sepakat berdamai terus ngapain dibesar-besarkan,” katanya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
- Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman Bagi Industri Kreatif Nasional
- Gunung Semeru Erupsi 10 Kali Sehari, Kolom Abu Capai 600 Meter
- Pemimpin Eropa Desak Penyelidikan Gugurnya Prajurit TNI
Advertisement
Advertisement








