Nusron Wahid Mangkir Dipanggil KPK, MAKI Endus Perjalanan ke Malaysia
Boyamin Saiman dari MAKI menduga Nusron Wahid berada di Malaysia saat mangkir dari panggilan KPK terkait dugaan korupsi di ATR/BPN.
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma\'ruf Amin mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019)./ANTARA-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebanyak sembilan dari 10 kepala daerah tingkat II di Provinsi Maluku Utara menyatakan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma\'ruf Amin. Salah satunya adalah Bupati Kepulauan Sula Hendrata Theis yang merupakan ketua DPD Partai Demokrat (PD) Maluku Utara.
Deklarasi ini disampaikan melalui pernyataan di hadapan wartawan dan Sekretaris TKN Jokowi-Ma\'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, Minggu (3/2/2019), di Rumah Aspirasi Jokowi-Ma\'ruf, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam acara ini yang hadir adalah enam kepala daerah. Mereka adalah Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim, Bupati Halmahera Barat Danny Missy, Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes, Bupati Halmahera Utara Frans Manery, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, dan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus.
Tiga Bupati tidak sempat hadir karena tak mendapat tiket pesawat, tapi sudah menyatakan dukungan ke paslon 01. Ketiganya adalah Bupati Kota Ternate Burhan Abdurahman, Bupati Halmahera Timur Muhdin, dan Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba.
Hadir juga Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Alien Mus serta belasan anggota DPRD Malut lainnya.
"Kami sembilan dari 10 kepala daerah kabupaten/kota di Maluku Utara mendukung Pak Jokowi-KH Ma\'ruf Amin. Maluku Utara ingin maju di bawah kepemimpinan Pak Jokowi," kata Hendrata yang menjadi juru bicara para kepala daerah, Minggu (3/2/2019).
"Kami komitmen Maluku Utara [memenangkan Jokowi-Ma\'ruf, red] 90 persen. Kita dalam politik bicara dengan kerja keras. Demi kemenangan kita Indonesia," ucapnya.
Ketua DPRD Maluku Utara Alien Mus mengatakan, dukungan kepada Jokowi-Ma\'ruf adalah hal wajar. Sebab, kepemimpinan Jokowi memang membangun dari desa. Perekonomian di desa-desa di Maluku Utara berjalan lancar. "Khususnya dengan adanya dana desa Rp1 miliar per desa," ujarnya.
Sebagai seorang perempuan, politikus Partai Gokar itu mengatakan kepemimpinan Jokowi sangat memerhatikan isu perempuan. Pelayanan kesehatan untuk perempuan di Maluku Utara sudah sangat luar biasa.
"Alhamdulillah, dokter-dokter sudah ada di desa-desa. Yang tadinya tidak ada sama sekali, sekarang sudah ada. Yang tadinya tak ada SD, TK, SMP, SMA, sekarang semua sudah rata adanya," ujarnya.
"NKRI harga mati dan kami tidak terpengaruh hoaks dan perbedaan agama. Sebab, kami memercayai Pak Jokowi memperjuangkan semua,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Boyamin Saiman dari MAKI menduga Nusron Wahid berada di Malaysia saat mangkir dari panggilan KPK terkait dugaan korupsi di ATR/BPN.
Palangka Raya memperpanjang status darurat karhutla hingga 9 November 2026. Sebanyak 2.458 penerbangan terdampak kabut asap.
Paus Leo XIV kembali tampil di Vatikan setelah operasi paru-paru. Pemeriksaan jaringan mengonfirmasi adanya adenokarsinoma paru-paru.
Polda Jabar membongkar pabrik Tramadol dan Heximer ilegal di Bandung yang mampu memproduksi 8 juta butir obat per hari.
Rusia mendukung upaya negara GCC mencegah perang di Timur Tengah. Sergey Lavrov mengusulkan pembaruan konsep keamanan kolektif kawasan Teluk.
Survei PPI menempatkan Dedi Mulyadi di posisi teratas simulasi elektabilitas cawapres 2029 dengan 21%, mengungguli Gibran.