Keluarga Tegaskan Tidak Akan Menerima, Rumah Duka Tetap Hujan Karangan Bunga

Karangan bunga ucapan belasungkawa berdatangan di rumah duka Eka Tjipta Widjaja di RSPAD Gatot Soebroto, Senen, Jakarta Pusat. (Aziz Rahadian - Bisnis)
27 Januari 2019 11:57 WIB Aziz Rahardyan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Keluarga besar almarhum Eka Tjipta Widjaja tidak menghendaki adanya karangan bunga. Namun sederet pejabat dan orang tersohor Tanah Air tetap mengirimkan bunga untuk bos Sinar Mas yang sudah berpulang pada Sabtu (26/1/2019) kemarin. 

"Kami tidak menerima karangan bunga, semua tanda kasih akan disumbangkan kepada yayasan sosial yang akan ditentukan kemudian," ungkap Managing Director President Office Sinar Mas, G. Sulistiyanto. 

Namun, Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Soebroto, Senen, Jakarta Pusat yang menjadi tempat persemayanan almarhum kebanjiran karangan bunga walaupun sebelumnya pihak keluarga tidak berkenan menerima.

Karangan bunga tersebut dikirimkan para pesohor dari berbagai kalangan. Mulai dari pihak korporasi, aparatur pemerintah seperti kepolisian, dan politikus.  Beberapa nama tersebut di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, politisi senior partai Golkar Akbar Tandjung, bahkan Basuki Tjahaja Purnama alias BTP.

Nantinya, jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Desa Marga Mulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pria kelahiran Quanzhou, China, 23 Desember 1923 ini meninggalkan karyanya di usia 95 tahun berupa yayasan nirlaba Eka Tjipta Foundation dan konglomerasi perusahaan Grup Sinar Mas.

Di antaranya Asia Pulp and Paper (APP) di bidang pulp dan kertas, Golden Agri-Resources di bidang agribisnis dan makanan, Sinar Mas Land di bidang pengembang dan real estat, Sinar Mas Multiartha dan Sinar Mas Sekuritas di bidang jasa keuangan, Smartfren untuk telekomunikasi dan data, dan PT Dian Swastatika Sentosa di bidang energi dan infrastruktur.

Sumber : bisnis.com