Advertisement
Prabowo-Sandi Cetuskan Ide ‘Santri Surya’, Ini Penjelasannya
Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
Advertisement
Harianjogja.com, PAMEKASAN - Calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, salah satu program pasangan Prabowo-Sandi adalah "santri surya" yakni swasembada energi dengan memanfaatkan energi matahari menjadi listrik, dan menjadikan pondok pesantren sebagai proyek percontohan.
"Bata-bata akan menjadi pilot project program `santri surya` yang kita canangkan ini," kata Sandiaga Uno seusai menghadiri penutupan Pekan Ngaji IV di Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Bata-bata, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (20/1/2019) malam.
Advertisement
Sandi menjelaskan, ke depan, perlu dilakukan pengembangan energi baru terbarukan, guna memenuhi kebutuhan energi di Indonesia. Salah satunya dengan memanfaatkan tenaga surya.
"Pesantren, saya kira sangat membutuhkan, tinggal nanti menyediakan satu atau dua ruangan saja untuk mengkonversi energi panas matahari, menjadi energi listrik," ujar Sandi.
Sandi berharap pesantren ke depan diharapkan bisa swasembada energi, dan tidak perlu khawatir dalam memenuhi kebutuhan listrik.
"Kalau Pondok Pesantren Bata-bata ini nanti bisa melakukan hal itu, bisa dialirkan ke tetangga-tetangga yang ada di sekitar pesantren ini," kata Sandi.
Selain energi, jenis swasembada lain yang perlu diperhatikan adalah pangan dan daging.
"Makanya saya kagum, ketika pengasuh tadi, menjelaskan, bahwa salah satu jenis kegiatan di pekan ngaji kali ini adalah ngaji pertanian dan ngaji peternakan," ujar Sandi.
Sandi berharap, pada Pekan Ngaji Ke-5 nanti, `mimpi` untuk mewujudkan pesantren mandiri, baik dari sisi kebutuhan energi, pangan dan daging, bisa terwujud.
Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
- Istri AKBP Didik, Miranti Afriana Positif Narkoba
- Eks Kapolres Bima Kota Dipecat usai Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
- Gas Tertawa Meledak, Lima Remaja Tewas dalam Kebakaran Apartemen
- Arab Saudi dan Iran Awali Ramadan 1447 H di Hari yang Berbeda
Advertisement
97 Kursi Kepsek Gunungkidul Kosong, 21 Kembali Jadi Guru
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Ini Waktu Magrib dan Buka Puasa di Jogja, Kamis 19 Februari 2026
- Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Nunukan, Pilot Tewas
- Indomaret dan Wipol Jalankan Gerakan Masjid Bersih 2026
- Pemkab Bantul Luncurkan Aplikasi Satriya untuk KDMP
- Angka Stunting di Bantul Naik 2 Persen, Ini Penyebabnya
- Hotel Santika Jogja Tawarkan Iftar Ramadan 1447 H
- Menang di Bandung, Persib Tetap Gagal Lolos 16 Besar
Advertisement
Advertisement







