Prabowo-Sandi Cetuskan Ide ‘Santri Surya’, Ini Penjelasannya

Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
21 Januari 2019 08:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PAMEKASAN - Calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, salah satu program pasangan Prabowo-Sandi adalah "santri surya" yakni swasembada energi dengan memanfaatkan energi matahari menjadi listrik, dan menjadikan pondok pesantren sebagai proyek percontohan.

"Bata-bata akan menjadi pilot project program `santri surya` yang kita canangkan ini," kata Sandiaga Uno seusai menghadiri penutupan Pekan Ngaji IV di Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Bata-bata, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (20/1/2019) malam.

Sandi menjelaskan, ke depan, perlu dilakukan pengembangan energi baru terbarukan, guna memenuhi kebutuhan energi di Indonesia. Salah satunya dengan memanfaatkan tenaga surya.

"Pesantren, saya kira sangat membutuhkan, tinggal nanti menyediakan satu atau dua ruangan saja untuk mengkonversi energi panas matahari, menjadi energi listrik," ujar Sandi.

Sandi berharap pesantren ke depan diharapkan bisa swasembada energi, dan tidak perlu khawatir dalam memenuhi kebutuhan listrik.

"Kalau Pondok Pesantren Bata-bata ini nanti bisa melakukan hal itu, bisa dialirkan ke tetangga-tetangga yang ada di sekitar pesantren ini," kata Sandi.

Selain energi, jenis swasembada lain yang perlu diperhatikan adalah pangan dan daging.

"Makanya saya kagum, ketika pengasuh tadi, menjelaskan, bahwa salah satu jenis kegiatan di pekan ngaji kali ini adalah ngaji pertanian dan ngaji peternakan," ujar Sandi.

Sandi berharap, pada Pekan Ngaji Ke-5 nanti, `mimpi` untuk mewujudkan pesantren mandiri, baik dari sisi kebutuhan energi, pangan dan daging, bisa terwujud.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

 

 

Sumber : Antara