Pertemuan Prabowo-Sandi dengan SBY Bahas Persiapan Debat Ditunda, Ini Alasannya

SBY saat bertemu Prabowo di kediaman SBY di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018). - Bisnis/Yusran Yunus
04 Januari 2019 11:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Debat calon presiden dan wakil presiden untuk Pemilu 2019 akan digelar 17 Januari.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menunda pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ). Pertemuan yang sedianya akan berlangsung hari Jumat (4/1/2019) ini membahas persiapan untuk debat Capres dan Cawapres putaran pertama.

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan pertemuan ditunda karena kedua belah pihak disebabkan dengan padatnya jadwal yang dimiliki.

Dahnil menegaskan, Prabowo - Sandiaga tidak bisa hadir dalam pertemuan itu lantaran memiliki agenda. Diantaranya kampanye di daerah yang tidak bisa dibatalkan. Begitupun dengan SBY yang masih sibuk dengan kegiatan kampanyenya.

"Masalah waktu saja. Kan banyak jadwal kampanye, bang Sandi juga besok ada ke Kalimantan dan pak Prabowo juga ada agenda. Pak SBY pun begitu," kata Dahnil saat dihubungi wartawan, Jumat (4/1/2018).

Pertemuan tersebut asalnya merencanakan pembahasan soal persiapan menuju sesi debat Capres - Cawapres yang akan diselenggarakan pada 17 Januari mendatang. Tema sesi debat pertama para kandidat Pilpres 2019 itu yakni Hukum, HAM, Terorisme dan Korupsi.

SBY dijadwalkan memberikan masukan serta arahan untuk anggota BPN khususnya para juru debat, termasuk Prabowo - Sandiaga.

Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo - Sandiaga, Sudirman Said sempat mengungkapkan bahwa posisi SBY sebagai salah satu sosok yang senior diperlukan untuk memberikan masukan kepada anggota juru debat.

"Pak SBY tanggal 4 mengundang tim debat untuk memberikan masukan-masukan karena biar gimana pun beliau sangat berpengalaman berkompetisi dua kali memimpin negara," kata Said di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2018).

Sumber : Suara.com