Advertisement
Ponpes Sunan Kalijaga Berharap Halaqah Khatib Nasional Dinginkan Suhu Politik yang Panas
ilustrasi. - Reuters/Ina Fassbender
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan Panggungharjo Sewob Bantul menyambut baik dan menyampaikan selamat atas rencana halaqah khatib nasional pada, 21-23 Desember 2018, di Hotel Mercure Jakarta.
Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga, Beny Susanto menjelaskan halaqah bertemakan "Meneguhkan Peran Khatib dalam Melestarikan Dakwah Rahmatan Lil'aalamiin" di tengah hajat demokrasi Pemilu 2019 tampak jelas makna urgersitasnya.
Advertisement
Agenda yang diawali dengan ta'aruf, silaturahmi dan dilanjutkan halaqah Majelis Pimpinan Wilayah Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia, diharapkan memberikan kontribusi yang positif dan konstruktif bagi pembangunan nasional.
“Dakwah rahmatan lil'aalamiin menjadi sangat relevan dan anti tesis atas fenomena dakwah khilafah, takfir, hoaks, fitnah dan kebencian yang terus tumbuh. Apalagi menjelang masa kampanye terbuka Pemilu 2019, diperkirakan suhu politik akan semakin memanas,” kata Beny yang juga Wakil Sekretaris Majelis Pimpinan Wilayah Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia DIY, dalam siaran pers yang diterima Harianjogja.com, Jumat (21/12/2018) siang.
BACA JUGA
Oleh karena itu menurutnya, agenda ini amat berharga dan kehadiran sejumlah tokoh seperti KH. Masdar F Mas'udi (NU), Abdul Mukti (Muhammadiyah) dan Prof. Nasarudin Umar dan (Imam Besar Masjid Istiqlal) menjadi input pemikiran yang konstruktif.
Sebagai mana diketahui, islam nusantara dan berkemajuan menjadi benteng penting Indonesia yang semakin modern. Untuk itu baik di saat hajatan demokrasi elektoral ataupun tidak, dakwah rahmatan lil'aalamiin harus terus dikembangkan. Tidak boleh dakwah khilafah, takfir, hoaks, fitnah dan kebencian terus tumbuh subur. Hal ini tentu saja berkontradiksi dengan falsafah kebangsaan dan kenegaraan NKRI yang berPancasila, berBhineka Tunggal Ika dan UUD 1945.
“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan berkahNya bagi seluruh bangsa dan negara Indonesia sehingga momentum Natal 2018, tahun baru dan Pemilu 2019 berjalan dengan lancar, aman dan damai,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tak Bisa Berobat dan Gaji Tertahan, Pekerja Garmen di Sleman Protes
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
Advertisement
Advertisement







