Ponpes Sunan Kalijaga Berharap Halaqah Khatib Nasional Dinginkan Suhu Politik yang Panas

ilustrasi. - Reuters/Ina Fassbender
21 Desember 2018 13:17 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan Panggungharjo Sewob Bantul menyambut baik dan menyampaikan selamat atas rencana halaqah khatib nasional pada, 21-23 Desember 2018, di Hotel Mercure Jakarta.

Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga, Beny Susanto menjelaskan halaqah bertemakan "Meneguhkan Peran Khatib dalam Melestarikan Dakwah Rahmatan Lil'aalamiin" di tengah hajat demokrasi Pemilu 2019 tampak jelas makna urgersitasnya.

Agenda yang diawali dengan ta'aruf, silaturahmi dan dilanjutkan halaqah Majelis Pimpinan Wilayah Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia, diharapkan memberikan kontribusi yang positif dan konstruktif bagi pembangunan nasional.

“Dakwah rahmatan lil'aalamiin menjadi sangat relevan dan anti tesis atas fenomena dakwah khilafah, takfir, hoaks, fitnah dan kebencian yang terus tumbuh. Apalagi menjelang masa kampanye terbuka Pemilu 2019, diperkirakan suhu politik akan semakin memanas,” kata Beny yang juga Wakil Sekretaris Majelis Pimpinan Wilayah Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia DIY, dalam siaran pers yang diterima Harianjogja.com, Jumat (21/12/2018) siang.

Oleh karena itu menurutnya, agenda ini amat berharga dan kehadiran sejumlah tokoh seperti KH. Masdar F Mas'udi (NU), Abdul Mukti (Muhammadiyah) dan Prof. Nasarudin Umar dan (Imam Besar Masjid Istiqlal) menjadi input pemikiran yang konstruktif.

Sebagai mana diketahui, islam nusantara dan berkemajuan menjadi benteng penting Indonesia yang semakin modern. Untuk itu baik di saat hajatan demokrasi elektoral ataupun tidak, dakwah rahmatan lil'aalamiin harus terus dikembangkan. Tidak boleh dakwah khilafah, takfir, hoaks, fitnah dan kebencian terus tumbuh subur. Hal ini tentu saja berkontradiksi dengan falsafah kebangsaan dan kenegaraan NKRI yang berPancasila, berBhineka Tunggal Ika dan UUD 1945.

“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan berkahNya bagi seluruh bangsa dan negara Indonesia sehingga momentum Natal 2018, tahun baru dan Pemilu 2019 berjalan dengan lancar, aman dan damai,” pungkasnya. (*)