Advertisement
Jago Aniaya Remaja, Kini Muncul Petisi Dukung Habib Bahar Jadi Petarung UFC
Habib Bahar bin Smith - Wikipedia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Buntut hebohnya kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan penceramah Habib Bahar bin Smith, kini beredar sebuah petisi mendukung pentolan FPI tersebut untuk menjadi petarung UFC.
UFC atau singkatan dari Ultimate Fighting Championship merupakan pertarungan olahraga yang sangat ekstrem dan populer di Amerika Serikat.
Advertisement
Adapun hingga berita ini dimuat, terpantau sudah sekitar 5.000-an orang menandatangani petisi tersebut.
Petisi bertuliskan Dukung Habib Bahar Bin Smith Jadi Petarung UFC tersebut muncul akibat aksi Habib Bahar Bin Smith dan beberapa orang lainnya yang diduga secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap dua orang remaja.
BACA JUGA
Adapun korban penganiayaan itu berinisial MHU (17) dan Ja (18) yang beralamat di Bogor.
Penganiayaan itu diduga terjadi di sebuah pesantren di Kampung Kemang, Bogor pada Sabtu (1/12/2018) sekira pukul 11.00 WIB.
Perbuatan itu diduga bertentangan dengan Pasal 170 KUHP dan atau 351 KUHP dan atau Pasal 80 Undang-undang Tahun 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Habib Bahar Bin Smith kemudian dilaporkan ke Polres Bogor dengan nomor laporan LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res Bogor tertanggal 5 Desember 2018.
Saat ini, Habib Bahar Bin Smith telah mendekam di rumah tahanan negara di Ditreskrimum Polda Jawa Barat .
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bantul Bebaskan PBB Lahan Pertanian Produktif Mulai 2026
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- Gudang Farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo Terbakar
- Layanan Cuci Darah Diusulkan Dibuka di Rumah Sakit Ngoro-oro Patuk
- Trump Ancam Gelombang Serangan Kedua ke Venezuela
- Polda NTT Pastikan Jasad Korban Kapal Tenggelam Pelatih Valencia
- Libur Nataru, Penumpang Bandara YIA Tembus 13 Ribu per Hari
- DPUPKP Jogja Fokus Pemeliharaan Talut Rawan Longsor 2026
- Parkir Liar dan Kemacetan Masih Dikeluhkan Wisatawan Jogja
Advertisement
Advertisement



