PSEL Legok Nangka Rp7,2 Triliun Mulai Dibangun, Olah 2.131 Ton Sampah
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Ilustrasi hujan lebat./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA- Cuaca ekstrem berupa hujan lebat diprediksi bakal melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada 20-22 Desember 2018, diperkirakan berpotensi terjadi hujan lebat di beberapa wilayah.
"Kondisi tersebut dipicu oleh penguatan aliran udara dingin dari Asia yang berinteraksi dengan area pertemuan angin di sekitar Sumatra bagian selatan hingga Jawa bagian barat," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Senin (17/12/2018).
Potensi hujan lebat akan terjadi di wilayah Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Karena itu masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.
Deputi Bidang Meteorologi Mulyono Rahadi Prabowo mengatakan, sejak 12 Desember BMKG sudah memantau adanya pertumbuhan bibit siklon tropis.
Pada 15 Desember bibit siklon berubah menjadi siklon tropis, karena diwilayah tanggung jawab BMKG maka diberi nama siklon tropis Kenanga.
"Namun posisi cukup jauh, ada dampaknya seperti munculnya angin dengan kekuatan cukup tinggi di wilayah selatan Jawa bagian barat, Lampung, Bengkulu Sumbar dengan kecepatan angin 20-25 knot dan potensi gelombang tinggi sampai empat meter," katanya. Dari sisi hujan dengan angin yang kuat potensi pertumbuhan hujan agak berkurang. Hanya saja siklon ini bergerak terus ke arah barat, dua hari ke depan akan semakin jauh dan efeknya agak berkurang atau hilang.
"Ketika efeknya berkurang akan mengakibatkan aktivitas Monsun Asia aktif kembali maka pada 20-23 Desember kemungkinan potensi hujan akan meningkat kembali," jelas dia.
Sedangkan pada periode Natal tepatnya 23 sampai 25 Desember diperkirakan curah hujan di wilayah Indonesia mengalami sedikit penurunan namun beberapa wilayah cenderung berawan hujan ringan sementara potensi hujan lebat terjadi di beberapa daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Mahasiswa KKN PPM UGM menggelar cek kesehatan dan penyuluhan penyakit jantung gratis bagi warga Padukuhan Pangkah, Bantul.
Bulog mengajak mitra penggilingan padi menjaga kualitas beras seiring stok Cadangan Beras Pemerintah mencapai 5,4 juta ton.
Dua siswa SMPN 1 Turi menciptakan Detektor MBG yang mampu mendeteksi makanan basi dalam hitungan detik dengan akurasi tinggi.
Migran ilegal di Ceuta dilaporkan bersembunyi untuk menghindari pemulangan ke Maroko. Spanyol memperketat pengamanan di wilayah perbatasan.
Kasus siswa MTs di Pati yang mengalami putus dua jari masih diselidiki polisi. Sekolah membantah terjadi perundungan dan menyebutnya kecelakaan.