Advertisement
Diminta Beri Contoh Miliki Mobil Listrik, Menteri Jonan: Gaji Saya Tak Cukup
Menteri ESDM Ignasius Jonan sedang melakukan survei untuk melihat minat masyarakat terhadap premium di SPBU Jalan Kaliurang Kilometer 11,5, Kamis (7/6/2018). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Diminta menjadi contoh penggunaan kendaraan ramah lingkungan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengaku tidak mampu membeli mobil listrik pribadi, karena mahal dan gajinya tidak cukup untuk itu.
"Saya disuruh jadi contoh dulu untuk memiliki mobil listrik. Lha bagaimana, harganya masih sekitar Rp5 miliar untuk sejenis Mercy S Class dari Tesla kalau impor. Tidak cukup gaji saya," canda Jonan dalam acara Pertamina Energy Forum 2018 di Jakarta, Kamis (29/11/2018).
Advertisement
Namun, Jonan mengakui telah memiliki motor listrik senilai Rp15 juta. Setidaknya, menurut dia, itu menjadi langkah mengawali era kendaraan listrik. Menurut dia, mahalnya kendaraan listrik di Indonesia juga menjadi kendala untuk memulai era elektrifikasi otomotif.
Ia mengatakan produksi dan pasar kendaraan listrik akan mungkin menjadi masif apabila ada dukungan pemerintah berupa pemberian insentif dalam pengembang mobil listrik di Indonesia. Selain itu, kata dia, tentu saja juga perlu didukung infrastruktur SPBU listrik yang sudah banyak tersedia di beberapa daerah.
BACA JUGA
Sedangkan, jika era kendaraan listrik tidak dimulai, maka pada tahun 2025 diperkirakan impor minyak dan gas bumi bisa dua kali lipat.
"Gini saja, tidak perlu beli kendaraan listrik sekarang. Pakai saja kompor listrik, kan sudah murah, juga sekarang banyak dijual, itu sudah mengurangi gas," katanya.
Pengembangan kendaraan listrik adalah salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi beban impor migas, selain untuk mengurangi emisi gas buang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?
- BPOM Cabut Izin Edar 8 Kosmetik, Promosi Berbau Asusila
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
Advertisement
Mudik Lebaran 2026, 28 Masjid di Kulonprogo Buka 24 Jam
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Seratus Anak di Sleman Ikuti Pesantren Ramadan Bersama BAZNAS
- Temukan Nuthuk Harga di Pantai Bantul, Wisatawan Bisa Lapor ke Sini
- Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Dibahas DPR Setelah Lebaran
- Modus Lowongan Model Berujung Teror di Kulonprogo
- IGD dan Layanan Persalinan di Gunungkidul Siaga Saat Lebaran
- Penetapan Idulfitri Berpotensi Diperdebatkan karena Data Hilal
- SD Negeri di Jogja Diminta Jemput Siswa Baru ke PAUD
Advertisement
Advertisement







