Advertisement
Cuaca Panas tapi Turun Hujan, Begini Penjelasan BMKG
Hujan ringan - ilustrasi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Musim hujan telah tiba. Cuaca bisa tiba-tiba berubah. Bahkan, saat cuaca yang cerah panas namun juga turun hujan. Tidak perlu bingung, ini adalah fenomena alam yang normal.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan fenomena tersebut adalah suatu proses pembentukan hujan. Dalam pembentukan awan hujan, diperlukan sebuah uap dari bumi.
Advertisement
Panas matahari yang masuk menyinari tersebut diibaratkan sebagai sebuah kompor yang sedang memproduksi uap. Sinar matahari tersebut masuk melalui awan yang terbuka oleh tiupan angin, sehingga cuaca menjadi cerah.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BMKG Hary Tirto Djatmiko menjelaskan fenomena tersebut.
BACA JUGA
“Musim hujan itu bukan berarti matahari tidak menyinari bumi, itu satu yang perlu dicatat. Apabila di masa transisi musim penghujan itu matahari masuk menyinari bumi, berarti radiasi mataharinya sangat optimal, jadi penguapannya optimal,” ujarnya, Selasa (27/11/2018).
Masyarakat tidak perlu merasa bingung melihat hal itu. Sebaiknya masyarakat mewaspadainya karena saat itu pembentukan awan hujan sedang dalam fase optimal.
Masyarakat perlu mewaspadai kemungkinan turunnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, dan biasanya disertai petir serta angin kencang.
Jadi fenomena langit yang cerah tetapi turun hujan ini merupakan suatu fenomena yang biasa terjadi, terlebih di negara beriklim tropis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Lereng Barat Daya Merapi Diguyur Deras, Warga Diminta Waspada
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Silaturahmi di Gunungkidul, Ini Pesan Penting Sultan HB X
- WFH ASN DIY Dimulai, Rabu Dipilih Hindari Efek Libur Panjang
- IUP Bermasalah Terancam Dicabut, Prabowo Beri Waktu Seminggu
- Prabowo: 70 Persen Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia
- Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
- Pemerintah Pertimbangkan Stop Kirim PMI ke Timur Tengah
Advertisement
Advertisement







