Pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN Capai 19,35 Persen
Progres pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN mencapai 19,35 persen, melampaui target dan ditopang berbagai inovasi konstruksi dari WIKA.
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas (kiri) dan Ketua Jatman Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya (kanan) menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan bersama 100.000 anggota Banser (Barisan Ansor Serbaguna) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (22/11/2018). /ANTARA FOTO- Harviyan Perdana Putra
Harianjogja.com, LAMPUNG – Kampanye dengan alat peraga seperti baliho sudah ketinggalan zaman. Karenanya, pasangan Calon 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin meminta calon legislative yang tergabung di Tim Kampanye Daerah (TKD) wilayah Lampung untuk berkampanye dari pintu ke pintu (door to door).
Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan di pengukuhan TKD Lampung di Graha Wangsa, Bandar Lampung, Sabtu (24/11/2018).
Ia menilai, kampanye lewat baliho dan iklan di TV harus diimbangi dengan kampanye langsung dari pintu ke pintu. Menurutnya, saat ini rakyat membutuhkan bukti nyata dan sosialisasi program-program yang akan dibawa untuk membangun Indonesia.
"Kita sampaikan apa yang sudah kita capai, banyak sekali yang bisa diceritakan, ini hanya bisa dilakukan jika kita mau, kuncinya door to door. Yang pasang baliho bisa kehilangan suara, hati-hati, politik sudah berubah," ujarnya.
Strategi tersebut dipakainya saat mengikuti Pemilihan Walikota Solo dan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Jokowi menyebut hasil kampanye door to door efektif.
"Begitu masuk Pilgub DKI, nggak ada kenal Jokowi, saya masuk ke kampung, nggak ada. Saya waktu itu masih mampu di DKI karena padat, menerangkan apa yang kita kerjakan. Incumbent sangat kuat, tapi setelah masuk door to door saya rasa sangat kuat, pada putaran pertama kita menang, semua orang kaget, enggak nyangka," sebutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Progres pembangunan Jalan Kompleks Yudikatif IKN mencapai 19,35 persen, melampaui target dan ditopang berbagai inovasi konstruksi dari WIKA.
Iran klaim kontrol penuh Selat Hormuz. Ketegangan dengan AS meningkat, ancam jalur distribusi minyak dunia.
Jumlah santri baru di Jateng turun hingga 20% pada 2025, NU akui dampak kasus kekerasan dan dorong reformasi pesantren.
WMO memprediksi suhu global terus naik hingga 2030. Peluang besar rekor panas baru dan dampak ekstrem perubahan iklim.
Rupiah diprediksi bergerak di Rp17.800–Rp17.950 per dolar AS, tertekan sentimen fiskal dan arus modal asing.
BPH Migas temukan truk curangi BBM subsidi di Jepara. Gunakan 16 QR code dan pelat palsu untuk isi hingga 1.000 liter.