Advertisement
Baliho Dianggap Ketinggalan Zaman, Jokowi Minta Caleg Kampanye Door To Door
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas (kiri) dan Ketua Jatman Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya (kanan) menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan bersama 100.000 anggota Banser (Barisan Ansor Serbaguna) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (22/11/2018). - ANTARA FOTO/ Harviyan Perdana Putra
Advertisement
Harianjogja.com, LAMPUNG – Kampanye dengan alat peraga seperti baliho sudah ketinggalan zaman. Karenanya, pasangan Calon 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin meminta calon legislative yang tergabung di Tim Kampanye Daerah (TKD) wilayah Lampung untuk berkampanye dari pintu ke pintu (door to door).
Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan di pengukuhan TKD Lampung di Graha Wangsa, Bandar Lampung, Sabtu (24/11/2018).
Advertisement
Ia menilai, kampanye lewat baliho dan iklan di TV harus diimbangi dengan kampanye langsung dari pintu ke pintu. Menurutnya, saat ini rakyat membutuhkan bukti nyata dan sosialisasi program-program yang akan dibawa untuk membangun Indonesia.
"Kita sampaikan apa yang sudah kita capai, banyak sekali yang bisa diceritakan, ini hanya bisa dilakukan jika kita mau, kuncinya door to door. Yang pasang baliho bisa kehilangan suara, hati-hati, politik sudah berubah," ujarnya.
BACA JUGA
Strategi tersebut dipakainya saat mengikuti Pemilihan Walikota Solo dan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Jokowi menyebut hasil kampanye door to door efektif.
"Begitu masuk Pilgub DKI, nggak ada kenal Jokowi, saya masuk ke kampung, nggak ada. Saya waktu itu masih mampu di DKI karena padat, menerangkan apa yang kita kerjakan. Incumbent sangat kuat, tapi setelah masuk door to door saya rasa sangat kuat, pada putaran pertama kita menang, semua orang kaget, enggak nyangka," sebutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tetangga Kenang Farhan, Copilot ATR yang Tewas di Bulusaraung
- Bulog Bakal Pakai Beras Premium untuk MBG dan Batalion TNI
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
Advertisement
Pameran Pangastho Aji Keraton Jogja Ditutup Meriah dengan Tari Klasik
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Smartphone Diproyeksi Naik Harga, Penjualan Terancam Turun
- Pajak Kendaraan Jadi Andalan PAD, DPRD DIY Soroti Layanan Samsat
- Kelola 2.000 Ton Sampah Organik, Pemkot Jogja Tambah 400 Biopori Jumbo
- Program Salut Tenan di Bantul Kian Diminati Sekolah PAUD
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Disertai Petir di DIY Hari Ini
- BPBD Gunungkidul Tahun Ini Tetapkan 1 Kalurahan Tangguh Bencana
- Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Belakang UGM, Melintang di Jalan
Advertisement
Advertisement




