Advertisement
Presiden Jokowi Ajak Anggota GP Ansor dan Banser Berhijrah
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas (kiri) dan Ketua Jatman Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya (kanan) menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan bersama 100.000 anggota Banser (Barisan Ansor Serbaguna) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (22/11/2018). - ANTARA FOTO/ Harviyan Perdana Putra
Advertisement
Harianjogja.com, PEKALONGAN- Presiden Joko Widodo mengajak 100.000 anggota GP Ansor dan Banser untuk berhijrah. Ajakan itu disampaikan saat acara Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW dan Peringatan Hari Pahlawan bersama 100 ribu Anggota GP Ansor dan Banser di Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (22/11/2018) malam.
"Saya ingin mengajak keluarga besar GP Ansor untuk tetap beristiqomah, menjaga NKRI dan membimbing jamaah yang ingin berhijrah," kata Jokowi.
Advertisement
Kepala Negara meminta GP Ansor ikut mengajak masyarakat hijrah dari sikap egois yang mau menang sendiri menjadi sikap peduli sesama.
"Hijrah dari sifat pendendam kepada sifat penuh kasih sayang, dari sifat pemarah ke kesabaran, hijrah dari yang seneng kegaduhan ke yang penuh kerukunan. Setuju nggak," ujar Jokowi.
BACA JUGA
Para Anggota GP Ansor yang memenuhi Alun-alun Kajen ini langsung menjawab secara serempak setuju.
Presiden juga meminta GP Ansor untuk bersabar menghadapi masalah, tantangan dan meletakkan kepentingan negara di atas kepentingan kelompok.
"Untuk terus menjaga marwah ulama, organisasi dan terus melakukan syiar keislaman dan keindonesiaan, selalu bermunajat dalam kebaikan, kedamaian, kesejahteraan, kemakmuran yang juga dilakukan oleh Nabi, syuhada, pahlawan," kata Jokowi.
Presiden juga mengatakan untuk tidak pernah jauh dari kiai, ulama, baik dalam bermasyarakat dan bernegara.
"Kepada seluruh kader GP Ansor, dengan mengikuti jalan kemuliaan Nabi, insy Allah bangsa kita yang besar akan terus bergerak maju. Maju dalam pekerjaan besar kita untuk menghadirkan keadilan sosial, untuk meningkatkan kualitas SDM, untuk menjadikan Indonesia sebagai negara 'badatun thoyibatun waratun ghofur'," tutur Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
Advertisement
83 PNS Kulonprogo Resmi Dilantik, Muhadi Jadi Staf Ahli Ekonomi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jelang Menstruasi Pikiran Bisa Kabur Ini Penjelasan Ilmiahnya
- Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
- Suhu Kawah Melonjak Radius Aman Gunung Slamet Diperluas
- Arus Tol MKTT Melonjak Tajam Akses Bandara Jadi Paling Padat
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
Advertisement
Advertisement








