Sudah 24 Kantong Jenazah Korban JT610 Dibawa ke RS Polri, Tak Langsung Diidentifikasi

Puing-puing Lion Air JT 610 - Twitter/@Sutopo_PN
30 Oktober 2018 05:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Jenazah korban pesawat Lion Air JT 610 dibawa ke RS. Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/10/2018) malam. Dua kantung jenazah dari lokasi kecelakaan pesawat RS tersebut sehingga jumlah bertambah menjadi 24 kantung.

Dari pantauan di lokasi, dua kantung jenazah tersebut dibawa oleh satu unit ambulans dari Badan Amil Zakat, Infak dan Sadaqoh (Bazis) sekitar pukul 22.26 WIB.

Sesampainya di rumah sakit, kedua kantung jenazah yang belum diketahui pasti apa isinya tersebut dibawa ke ruang CT Scan Post Mortem Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Raden Said Sukanto, Jakarta Timur.

Dengan tambahan dua kantung jenazah tersebut, secara total sudah ada 24 kantung yang masuk ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, yang kemungkinan akan terus bertambah jika opsi evakuasi 24 jam dijalankan.

Kepala Instalansi Kedokteran Forensik RS Polri Komisaris Besar Polisi Edy Purnomo mengatakan kantong jenazah tersebut akan dilakukan pemeriksaan esok hari.

"Kantong jenazah saat ini langsung dimasukkan ke dalam freezer. Pemeriksaanya baru besok," ujar Edy di RS Polri Sukanto, Kramat Jati.

Edy menuturkan kantong jenazah tersebut akan dimasukkan ke dalam lemari pendingin sebelum dilakukan pemeriksaan esok hari.

"Belum diperiksa ya. Jadi masih langsung kita masukkan ke freezer persiapan besok, kita lakukan pemeriksaan dari pagi," kata dia.

Dia pun mengaku sangat berhati-hati untuk mengidentifikasi potongan tubuh yang disimpan dalan belasan kantong jenazah.

"Pemeriksaan harus lebih teliti. Jadi jangan tergesa gesa kita teliti," kata Edy .

Keluarga korban terus berdatangan di Posko Ante Mortem untuk memberikan data fisik korban dalam mendukung proses identifikasi. Adapun proses identifikasi dilakukan di ruang DVI Sentra Visum Bhayangkara.

Sumber : suara.com