Timses Paparkan Rekomendasi Supaya Jokowi-Ma'ruf Amin Menang Mutlak di Pilpres

Bakal capres cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo (kanan) dan Ma'ruf Amin saat tiba di RSPAD untuk tes kesehatan yang diselenggarakan KPU, Jakarta, Minggu (12/8). - ANTARA/Akbar N
30 Oktober 2018 07:50 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sejumlah rekomendasi disampaikan agar pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menang mutlak saat Pilpres 2019.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin melakukan rapat kerjas nasional (Rekernas) di Surabaya, Jawa Timur, Minggu 28 Oktober 2018. Dalam rapat tersebut, TKN menghasilkan beberapa rekomendasi untuk kemenangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, HR Agung Laksono mengapresiasi sejumlah rekomendasi yang diputuskan dalam Rakernas tersebut. Menurut Agung Laksono yang juga Ketua Dewan Pakar Partai Golkar itu, rakernas kali ini merupakan penjabaran teknis agar tim kampanye pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 mampu menjadi pemenang dengan target yang signifikan.

"Rakernas ini merekomendasikan tidak saja bagaimana menjadi pemenang yang mutlak tapi juga menang secara terhormat. Tidak menganjurkan cara-cara kampanye hitam yang memaksakan kehendak, apalagi dengan cara fitnah atau penyebaran hoaks," kata Agung Laksono kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/10/2018).

Seperti diketahui, TKN Jokowi-Ma'ruf Amin menargetkan perolehan suara sebesar 70 persen di Pilpres 2019. Target tinggi tersebut berdasarkan kesusksesan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Agung Laksono juga melihat sembilan partai pengusung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di level nasional dan daerah serta unsur-unsur sukarelawan juga sudah bekerja secara baik.

"Guna mencapai target tersebut maka Golkar, PDI Perjuangan, PKB, NasDem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo, dan PSI harus terus bertekad untuk semakin menggerakkan seluruh elemen kepartaiannya," jelasnya.

Di samping itu, Agung Laksono yang juga Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 itu berharap koalisi partai-partai politik ini harus dikembangkan terus untuk bisa menjadi cikal bakal kerja sama yang baik di pemerintahan.

"Kita ingin pemerintahan dan parlemen yang kuat agar stabilitas politik bisa berjalan dengan baik sehingga program-program pembangunan yang dicanangkan Pak Jokowi dalam Nawacita jilid kedua bisa terwujud," katanya.

Rakernas itu juga merekomendasikan pentingnya rekomendasi dan sinergi pemenangan antara partai, relawan, tokoh dan seluruh elemen masyarakat. Pada butir berikutnya, anggota calon legislatif dan anggota tim kampanye bakal menerima sanksi jika terbukti mengkampanyekan pasangan calon presiden dan wakil presiden lawan.

Selain itu Rakernas merekomendasikan penguatan relawan. Juga pemantapan direktorat penggalangan pemuda dan perempuan. Untuk menyiapkan jurkam, melakukan canvassing, dan kampanye door to door, serta kampanye dengan konten kreatif.

Sumber : Okezone.com