Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Kerugian Capai Rp89 Triliun
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Gedung KPK/JIBI-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JAKARTA- Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi.
Tim Penindakan KPK kembali melakukan OTT terhadap pejabat negara di daerah Cirebon, Jawa Barat, Rabu (24/10/2018).
Berdasarkan informasi yang terhimpun, Sunjaya Purwadi Sastra turut ditangkap dalam OTT tersebut.
"Benar, hari ini ada giat di Cirebon. Ada unsur kepala daerah yang ikut diamankan," kata Ketua KPK Agus Rahardjo, Rabu malam.
Agus belum dapat menyampaikan secara detail kronologi kasus serta OTT tersebut. Ia berjanji semuanya bakal disampaikan dalam konferensi pers pada Kamis (25/10/2018).
"Masih diperlukan pendalaman. Besok akan dijelaskan dalam konferensi pers di KPK," tutup Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Samsung ikut memimpin pendanaan US$231 juta untuk Euclyd, startup Belanda yang mengembangkan chip AI hemat energi sebagai alternatif Nvidia.
Kenapa Timnas Indonesia U-23 absen di Asian Games 2026? Simak aturan AFC-OCA dan kaitannya dengan Kualifikasi Piala Asia U-23
Valentino Rossi menyambut Nicolo Bulega di VR46 untuk MotoGP 2027. Bulega kembali ke tim yang mengawali karier Grand Prix-nya.
Harianjogja.com, JOGJA—Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Pertalite di DIY mengalami kenaikan sejak Mei 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengajuk
Al Nassr kalah 0-4 dari Al Ain di AFC Champions League Elite. Cristiano Ronaldo gagal cetak gol ke-980 dan timnya terpuruk di laga pembuka.