Advertisement
Pengurusan Ijazah Korban Gempa-Tsunami di Perguruan Tinggi Harus Dipermudah
Ilustrasi ijazah - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Para rektor di perguruan tinggi diminta oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir untuk mempermudah pengurusan ijazah korban bencana gempa bumi yang melanda wilayah Sulawesi Tengah.
"Kami meminta rektor-rektor untuk mempermudah pengurusan ijazah, untuk memudahkan mereka dalam melamar calon pegawai negeri sipil [CPNS]," ujar Menristekdikti usai penandatanganan nota kesepahaman Perguruan Tinggi Nadhlatul Ulama (PTNU) dan Universitas Terbuka di Jakarta, Rabu (17/10/2018).
Advertisement
Sebagian besar korban bencana gempa bumi mengeluhkan tidak bisa ikut melamar CPNS karena ijazah mereka yang raib akibat bencana.
Nasir menambahkan para korban bencana tidak perlu khawatir dengan ijazah mereka, karena semua ijazah berada dalam satu jaringan.
BACA JUGA
Selain itu, semua ijazah sudah dilakukan penomoran melalui sistem Penomoran Ijazah Nasional (PIN).
Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan mengatakan seleksi CPNS di wilayah terdampak gempa di Sulawesi Tengah ditunda hingga 2019.
"Untuk wilayah terdampak bencana alam gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, Panselnas CPNS memutuskan pelaksanaan seleksi CPNS 2018 untuk formasi daerah di Pemprov Sulawesi Tengah, Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong kemungkinan akan ditunda hingga 2019," ujar Ridwan.
Sementara, untuk kementerian/lembaga yang merencanakan seleksi di wilayah bencana tersebut, data-data pelamar untuk formasi sedang dianalisis oleh pansel instansi maupun panselnas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
10 Berita Terbaik Pilihan Editor Harianjogja.com, Selasa 31 Maret 2026
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Hasto-Wawan Apresiasi Penggerak Sampah Hingga UMKM
- Ini Penyebab Meninggalnya Tentara Indonesia di Lebanon
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
Advertisement
Advertisement





