Dewan Pers Desak RI Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Fahri Hamzah./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Drama kebohongan yang dilakukan aktivis Ratna Sarumpaet mengecewakan rakyat Indonesia termasuk para tokoh. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menjadi salah satu korban kebohongan yang diciptakan Ratna Sarumpaet. Namun, Fahri Hamzah masih sempat menyindir pemerintah sebagai pembohong yang lebih besar.
Fahri memberikan perhatian khusus pada kasus berita hoax Ratna Sarumpaet. Dirinya sempat kaget bahwa ternyata cerita Ratna dikeroyok orang misterius hanya isapan jempol belaka.
“Ya Allah.... Ada apa denganmu ibu?,” tulis Fahri Hamzah dalam akun Twitternya @fahrihamzah pada Rabu (3/10/2018) pukul 14.24 WIB.
Namun selang sehari, Fahri kembali menyinyir pemerintah. Dengan menyebut penguasa, Fahri Hamzah menilai bahwa penguasa lah yang selalu melakukan kebohongan atas kinerjanya.
“Kalau ada yang mau tempur beberapa minggu dalam kasus HOAX RS ini ketahuilah bahwa Sebesar2 BOHONG yang dibuat oleh orang yang tak berkuasa pastilah lebih besar akibat DUSTA para penguasa. Kurs, APBN, subsidi, kemiskinan, dll itu nyata dan akhirnya akan BICARA!” tegas Fahri Hamzah yang ditulis pada Rabu (3/10/2018) pukul 19.58 WIB.
Dirinya pun kemudian menyindir perbedaan antara penyelidikan kejanggalan Ratna Sarumpaet yang terlihat dilakukan sangat gesit dan profesional. Menurutnya, kebohongan yang dilakukan Ratna sangat sederhana ketimbang kebohongan pemerintah yang dibuat super canggih sehingga tidak bisa diungkap oleh rakyat.
“Memang, alat dusta orang biasa itu gak canggih. Tapi alat menyelidik dan mengungkap dusta oleh penguasa super canggih. Sebaliknya, alat penguasa untuk berdusta itu canggih dan kemampuan rakyat untuk mengungkap dusta penguasa sangat tidak canggih,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.