Advertisement
Bahas Lagi Soal Video Pembukaan Asian Games, Jokowi Ingin Boncengkan Iriana, tapi Tak Ada Stuntwoman
Sosok Presiden Jokowi ketika memasuki GBK menggunakan sepeda motor - Vidio
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Presiden Joko Widodo kembali memutar video pembukaan Asian Games 2018 dengan adegan menggunakan atraksi sepeda motor.
Pemutaran itu dilakukan dalam pembukaan Sidang Umum ke-35 International Council of Women (ICW) dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia di Hotel Grand Inna Malioboro, Jogja, Jumat (14/9/2018) sore.
Advertisement
Ia menyampaikan kebanggaannya Indonesia dapat melayani dengan baik 11.000 atlet, 5.550 official dan 150.000 pendukung dari berbagai negara.
"Tetapi yang paling ramai memang pas pembukaan, itu pakai stuntman, masak presiden suruh loncat yang bener aja. Sebetulnya saya mau boncengin Bu Jokowi tetapi stuntmannya nggak ada, stuntwomen bukan stuntman," katanya.
BACA JUGA
Jokowi mengatakan, terpenting dalam event tersebut Indonesia dapat menunjukkan dengan memperoleh 31 emas dengan prestasi yang naik tajam. Ia menenkankan 12 peraih medali emas disumbangkan atlet wanita, yang menyalakan api saat pembukaan juga atlet wanita.
Simbol demikian itu harus dimaknai sebagai kemampuan lebih dari wanita. "Artinya kita punya srikandi-srikandi yang terus berjuang untuk merah putih," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo Minggu 1 Februari 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Catat Jam Keberangkatan KRL Jogja-Solo Akhir Pekan Ini
- Monitoring Program MBG Pastikan Gizi Tepat dan Ekonomi Lokal Tumbuh
- Setelah Mahendra Siregar, Wakil Ketua OJK Ikut Mengundurkan Diri
- Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Jenazah di TPU Tegal Alur
- Sleman Bangun Fasilitas Panjat Tebing Standar Internasional di Ngaglik
- Kawasan Industri Sentolo Dilirik Perusahaan Farmasi dan Kosmetik
- Kolaborasi Berbasis Kinerja Dorong Akselerasi Bisnis Ritel Farmasi
Advertisement
Advertisement



