Dua Tahun, KPK Gelar 36 OTT, Ini Daftarnya
KPK tercatat menggelar 36 OTT selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Kasusnya mencakup dugaan suap proyek, pemerasan, dan gratifikasi.
Ilustrasi hutan hujan tropis Sumatra/Ist-basecamppetualang.blogspot.com
Harianjogja.com, SAN FRANCISCO-Tercapai atau tidaknya target "Paris Agreement" salah satunya tergantung dari nasib hutan-hutan di Sumatra. Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Conservation International (CI), Harrison Ford dalam Global Climate Action Summit (GCAS) di San Francisco, Amerika Serikat, Kamis.
"Selama hutan di Sumatra dan Brasil masih terbakar maka target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sesuai Paris Agreement sulit tercapai," kata Ford.
Aktor Hollywood pemeran Indiana Jones ini mengatakan, jika masyarakat global tidak menyetop merusak hutan, tidak ada lagi yang penting di dunia ini. Karena melindungi dan merestorasi hutan dapat menjadi "carbon sink", yang artinya mewakili 30 persen dari apa yang harus dilakukan untuk menghindari katastropik.
Saat ini, ia mengatakan satu-satunya solusi yang memungkinkan untuk menyerap karbon dengan skala global tidak lain yang perlu dilakukan adalah melindungi hutan.
"Jika kita tidak bisa melindungi hutan, kita tidak bisa melindungi diri kita sendiri," ujar Ford.
Lebih lanjut, ia mengatakan perlu memperhitungkan menjaga hutan di setiap level kebijakan pemerintahan yang dibuat untuk mencapai target pengendalian perubahan iklim.
Investasi merawat mangrove, hutan tropis, bersamaan dengan mengembangkan energi baru terbarukan, berhenti merusak ekosistem, berkomitmen mengamankannya ekosistem untuk masa depan, melakukan riset dan reforestasi seperti mengejar riset untuk penyimpanan dan penangkapan karbon.
"Memberdayakan komunitas adat, gunakan pengetahuan mereka, menjaga warisan budaya dan lahan mereka, hormati dan pastikan hak mereka," lanjutnya.
Yang terjadi saat ini nelayan di Kolombia sama-sama menderita dengan nelayan di Somalia karena perubahan iklim. Sementara masyarakat Amerika Serikat di pesisir timur menderita karena badai, sedangkan yang ada di barat California menderita karena kebakaran hutan.
"Jika ingin selamat di bumi kita sendiri, kita butuh alam lebih dari sebelumnya. Alam tidak butuh manusia, tapi manusia butuh alam. Jadi mari jaga hutan dan alam kita," kata Ford.
Ford menjadi pembicara terakhir dalam sesi "Opening Plenary: A Brighter Future" di GCAS hari pertama setelah Utusan Khusus Sekjen PBB dari Amerika Serikat untuk Perubahan Iklim Michael R Bloomberg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK tercatat menggelar 36 OTT selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Kasusnya mencakup dugaan suap proyek, pemerasan, dan gratifikasi.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulon progo 21 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Simak lokasi dan jadwal pelayanan SIM Keliling Polres Bantul hari ini, Kamis 22 Oktober 2026 di Wukirsari
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 22 Oktober 2026 di MPP Kabupaten Sleman, lengkap dengan jadwal Satpas, SIMMADE, dan layanan malam.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Kamis, 22 Oktober 2026 di QHomemart SIM Corner JCM dan Ramai Mall, beserta syarat perpanjangan SIM A dan C.
Prakiraan cuaca DIY Kamis, 22 Oktober 2026, didominasi berawan. Simak suhu udara dan kondisi cuaca di lima kabupaten/kota.