Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 13 Medali, Ini Rinciannya
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Yenny Wahid./suara.com-Ummi Hadyah Saleh
Harianjogja.com, JAKARTA- Anak almarhum Gusdur, Yenny Wahid jadi rebutan kubu Prabowo dan Jokowi agar bergabung dalam tim sukses salah satu kubu guna memenangkan Pilpres 2019.
Pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno diketahui tengah membujuk puteri mendiang Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid alias Yenny Wahid untuk bergabung ke dalam tim sukses. Lantas, apa alasan mengajak Yenny Wahid bergabung?
Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria menjelaskan alasan tim koalisi Prabowo-Sandiaga tertarik mengajak Yenny masuk sebagai tim sukses karena kecerdasan yang dimiliki Yenny. Selain itu Yenny dinilai memiliki jaringan yang sangat luas.
"Kita tahu Mbak Yenny tokoh wanita nasional kita yang punya kecerdasan, kompetensi, integritas dan jaringan yang luas," kata Riza di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Rabu (12/9/2018).
Selain itu, tim koalisi Prabowo-Sandiaga mengharapkan ada suara dari masyarakat Nahdhatul Ulama (NU). Dengan bergabungnya Yenny Wahid diharapkan Prabowo-Sandiaga bisa meraup suara NU. Diketahui, Yenny Wahid kini menjabat sebagai Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).
"Pasti dong pasti kita membutuhkan bantuan NU. Kami optimis dan yakin NU juga akan memberikan dukungan yang baik yang besar pada Prabowo-Sandi," kata dia.
Oleh karena itu, Riza mengungkapkan keinginan besar dari tim koalisi agar Yenny Wahid bisa bergabung ke dalam TKN. Apalagi dirinya melihat ada kedekatan di antara Prabowo-Sandiaga dengan keluarga besar Gus Dur.
"Hubungan Pak Prabowo dengan keluarga Gus Dur kan baik selama ini. Sebelum urusan capres-cawapres kan sudah baik, Pak Sandi juga kenal baik dengan keluarga Gus Dur, kemarin juga hadir ke rumah silaturahmi," ujarnya lagi.
"Kehadiran mba Yenny kalau memang beliau berkenan kami sangat senang dan bersyukur akan memberi dampak yang positif," sambung dia.
Sementara itu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo atau Jokowi-Ma\'ruf Amin, Hasto Kristiyanto meyakini Yenny Wahid akan mendukung Jokowi-Ma\'ruf di Pilpres 2019.
Sebab, kata Hasto, Jokowi sudah berdialog dengan keluarga besar Gusdur dan juga GusDurian.
"Pak Jokowi kan sudah berdialog dengan keluarga besar Gus Dur dan juga GusDurian," kata Hasto di Sekretariat TKN di Gedung High End, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).
Menurut Hasto, kepemimpinan Jokowi sejalan dengan perjuangan Gus Dur yang memperhatikan masyarakat kelas bawah.
"Karena kita lihat kepemimpinan Pak Jokowi yang memang memperhatikan masyarakat bawah dan itu juga sejalan dengan perjuangan almarhum Gus Dur," kata dia.
Namun demikian, Sekretaris Jenderal DPP PDIP itu menyerahkan keputusan kepada Yenny Wahid perihal sikap politiknya di Pilpres 2019 mendatang. Pihaknya menghormati apapun sikap politik dari Yenny.
"Itu kan nanti Mbak Yenny yang akan menyampaikan sikapnya. Dan apa pun keputusan dari Mbak Yenny, kami hormati itu," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyambangi kediaman pribadi Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan. Pertemuan itu digelar sebelum mengumumkan nama Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi–Ma\'ruf Amin pada Jumat (7/9/2018).
Jokowi sempat meminta doa restu pada istri almarhum Gus Dur, Sinta Nuriyah. Ini terkait pencalonannya sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.