Kronologi Penahanan hingga Pembelaan Febrie di Kasus Emas 74 Kilogram
KPK mengungkap kronologi penitipan penahanan Febrie Adriansyah setelah menerima surat perbantuan dari Kejagung sesuai prosedur.
Peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) mnengerjakan soal menggunakan metode computer Assisted Test (CAT) di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10). /Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Syafruddin mengumumkan akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 pada bulan ini. Diperkirakan pendaftaran CPNS 2018 akan dibuka sekitar tanggal 16-20 September 2018.
Adapun jumlah formasi yang akan disediakan adalah sekitar 238.015 formasi. Adapun rinciannya adalah 51.271 formasi untuk instansi Pemerintah Pusat dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah.
Syafruddin mengatakan pada pembukaan CPNS 2018 ada formasi yang mendapatkan perhatian khusus pemerintah. Kedua formasi tersebut adalah untuk posisi tenaga pendidikan dan kesehatan.
"Untuk instansi di daerah diprioritaskan guru, dokter, perawat dan tenaga teknik pembangunan infrastruktur," ujarnya dalam acara konfrensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (6/9/2018).
Sementara itu, Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Setiawan Wangsaatmaja mengamini hal tersebut. Menurutnya pada pembukaan CPNS 2018, ada sekitar 120.000 formasi yang disiapkan untuk posisi guru.
Adapun rinciannya adalah Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi. Adapun peruntukan instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi.
"Dari jumlah formasi secara nasional, untuk guru dan dosen itu sekitar 120.000 formasi. Ini yang terbanyak," ucapnya.
Sementara untuk tenaga kesehatan, pemerintah menyiapkan sekitar 60.000 formasi. Jumlah tersebut untuk mengisi jabatan Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis.
"Tenaga kesehatan, kita menyiapkan 60.000. sementara sisanya nanti untuk tenaga teknis," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
KPK mengungkap kronologi penitipan penahanan Febrie Adriansyah setelah menerima surat perbantuan dari Kejagung sesuai prosedur.
Pengangguran Kota Jogja didominasi usia di atas 35 tahun. Dinsosnakertrans memperluas peluang kerja nonformal dan kewirausahaan bagi warga.
TikTok didenda Rp126,5 miliar di Korea Selatan setelah regulator menemukan pengumpulan data perilaku jutaan pengguna tanpa pemberitahuan memadai.
Satpol PP Kota Jogja menilai penertiban pengamen masih terkendala celah aturan. Revisi perda diusulkan untuk memperkuat dasar penindakan.
Turki lolos ke final VNL 2026 usai kalahkan China 3-0. Di final, Turki akan hadapi Brasil yang singkirkan juara bertahan Italia
Penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia menyoroti lima indikator yang sering digunakan untuk mengenali kondisi kelas menengah bawah dan kelas bawah.