Skandal Haji 2026 Terbongkar, Dana Miliaran Rupiah Diduga Digelapkan
Kemenhaj bongkar kasus penipuan haji 2026 di Makkah, dari badal haji fiktif hingga penggelapan dana miliaran rupiah.
Peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) mnengerjakan soal menggunakan metode computer Assisted Test (CAT) di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10). /Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Syafruddin mengumumkan akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 pada bulan ini. Diperkirakan pendaftaran CPNS 2018 akan dibuka sekitar tanggal 16-20 September 2018.
Adapun jumlah formasi yang akan disediakan adalah sekitar 238.015 formasi. Adapun rinciannya adalah 51.271 formasi untuk instansi Pemerintah Pusat dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah.
Syafruddin mengatakan pada pembukaan CPNS 2018 ada formasi yang mendapatkan perhatian khusus pemerintah. Kedua formasi tersebut adalah untuk posisi tenaga pendidikan dan kesehatan.
"Untuk instansi di daerah diprioritaskan guru, dokter, perawat dan tenaga teknik pembangunan infrastruktur," ujarnya dalam acara konfrensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (6/9/2018).
Sementara itu, Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Setiawan Wangsaatmaja mengamini hal tersebut. Menurutnya pada pembukaan CPNS 2018, ada sekitar 120.000 formasi yang disiapkan untuk posisi guru.
Adapun rinciannya adalah Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi. Adapun peruntukan instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi.
"Dari jumlah formasi secara nasional, untuk guru dan dosen itu sekitar 120.000 formasi. Ini yang terbanyak," ucapnya.
Sementara untuk tenaga kesehatan, pemerintah menyiapkan sekitar 60.000 formasi. Jumlah tersebut untuk mengisi jabatan Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis.
"Tenaga kesehatan, kita menyiapkan 60.000. sementara sisanya nanti untuk tenaga teknis," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Kemenhaj bongkar kasus penipuan haji 2026 di Makkah, dari badal haji fiktif hingga penggelapan dana miliaran rupiah.
Presiden Prabowo menargetkan obat generik murah tersedia dalam satu tahun. Saat meresmikan RSUD di Lampung, ia juga menegaskan layanan kesehatan harus bebas
Uber membuka pendaftaran robotaxi di London bersama Wayve. Layanan taksi otonom berbasis AI menggunakan Ford Mustang Mach-E dan segera beroperasi.
BPN Kulonprogo kembali membayar uang ganti rugi Tol Jogja-YIA pada Juni 2026. Sebanyak 149 bidang tanah di Pengasih menerima UGR dengan nilai mencapai Rp248,86
Harga Pertamax naik signifikan. Simak cara cek status barcode Pertalite secara online, penyebab pengajuan ditolak, dan fungsi barcode dalam Program Subsidi Tepa
UGM mulai menerapkan penjenuhan cairan basa dengan air kapur di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Metode ini ditujukan untuk menekan bakteri Clostridium.