Selundupkan 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak MV King Sun Jadi Tersangka
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. /Antara foto-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA- Sesuai prediksi banyak pihak, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya mendeklarasikan diri sebagai bakal calon presiden, dan Sandiaga Uno sebagai bakal calon presiden pendampingnya pada Pilpres 2019.
Dalam deklarasi yang dilakukan di depan rumah pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
”Tiga partai koalisi, PKS, PAN, dan Partai Gerindra, telah memutuskan dan memberikan kepercayaan kepada saya, Prabowo Subianto, dan saudara Sandiaga Salahudin Uno, untuk maju sebagai capres dan cawapres RI untuk masa bakti 2019-2024,” kata Prabowo.
Ia mengatakan, kepercayaan yang diberikan oleh ketiga partai tersebut terbilang besar. "Kami sebagai anak bangsa, insan Tuhan, akan memohon kekuatan dari yang maha kuasa, Allah SWT agar kami tidak mengecewakan kepercayaan ini."
Prabowo menegaskan, keputusan ini tidak mudah didapatkan. Terlebih, ia sudah berulang kali mencoba mengajak Partai Demokrat untuk ikut serta mendukung Sandiaga Uno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.