Peta Persaingan Ketum PBNU 2026-2031: Ada Gus Yahya hingga Gus Rozin
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Kondisi usai ledakan bom di gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018)./Okezone
Harianjogja.com, SURABAYA-Bertambah lagi, korban tewas teror bom di tiga gereja, Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (13/5/2018) bertambah menjadi 14 orang.
"Korban meninggal akibat ledakan bom di surabaya menjadi 14 orang, setelah tadi ada satu korban yang luka meninggal dunia di RS Bedah," terang Barung, Senin (14/5/2018).
Ia menambahkan, korban yang tewas berada di RSU Dr Soetomo satu korban, RS Bedah ada dua korban, lalu tiga korban berada di GKI Jalan Diponegoro, dan tiga korban berada di Gereja Panteskosta Jalan Arjuno.
Serta tiga korban berada Gereja Santa Maria Jalan Ngagel Madya. Selanjutnya dua korban di RS Bhayangkara Surabaya. Sedangkan korban luka-luka yang berjumlah 42 orang dirawat di sembilan rumah sakit.
Sebagaimana diketahui, peristiwa bom bunuh diri terjadi pada Minggu 12 Mei kemarin di tiga gereja Surabaya, yakni gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Pantekosta, Jalan Arjuno dan GKI Jalan Diponegoro. Sebanya 13 orang dinyatakan meninggal dunia dan 43 orang luka-luka akibat serangan tersebut.
Dalam waktu yang relatif cepat, Polri berhasil mengungkap pelaku bom bunuh diri dan motif di balik teror ini. Pelaku bom bunuh diri pada tiga lokasi merupakan satu keluarga, terdiri dari bapak, ibu dan empat anaknya.
Sepasang suami istri ini diketahui bernama Dita Upriyanto dan Puji yang beralamat di Wonorejo Asri, 11 Blok KK Nomor 22, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Sedangkan keempat anaknya masing-masing berinisial Y (18), FH (16), FS (11) dan P (9).
Tak hanya di Surabaya, Minggu 13 Mei 2018, bom meledak di Rusun Wonocolo yang diduga terkait bom Surabaya juga menewaskan tiga orang sekeluarga. Bom itu meledak setelah dirakit oleh pelaku.
Akibatnya tiga orang tewas dalam ledakan bom di Blok B lantai 5 Rumah Susun (Rusun) Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur. Tiga lainnya luka-luka. Mereka diketahui memiliki ikatan keluarga.
Tiga orang tewas masing-masing Anton Febryanto (47) sebagai kepala keluarga, Puspita Sari (47) istri Anton dan Rita Aulia Rahman remaja 17 tahun yang merupakan anak pasangan Anton-Puspita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Empat chef jaringan Accor berkolaborasi menghadirkan A Taste of Java di The Phoenix Hotel Jogja pada 29–30 Agustus 2026.
Kevin Warsh menyoroti dampak AI terhadap ekonomi AS, sementara inflasi masih jauh di atas target The Fed sebesar 2 persen.
Nepal mendesak TikTok dan Meta menghapus konten AI palsu, video lama, serta QR donasi palsu terkait banjir bandang.
Gus Yahya meminta massa aksi di Muktamar NU ke-35 tetap tenang dan tidak mengganggu persidangan. Ia juga bicara soal Gus Yusuf.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 diprediksi 5,3-5,6 persen. GREAT Institute menyebut investasi dan kepercayaan menjadi kunci.