Advertisement

Sultan Brunei Akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya

Amanda Kusumawardhani
Selasa, 01 Mei 2018 - 16:17 WIB
Kusnul Isti Qomah
Sultan Brunei Akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya Presiden Joko Widodo (kedua kanan) dan Ibu Negara Iriana (kanan) berjalan bersama Sultan Hassanal Bolkiah (kiri) dan Ratu Saleha untuk menghadiri jamuan makan memperingati Perayaan 50 Tahun Sultan Hassanal Bolkiah Bertahta, di Istana Nurul Iman, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Jumat malam (6 - 10).Reuters/Ahim Rani

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA-Sultan dan Yang Di-Pertuan Brunei Darussalam Sultan Haji Hassanal Bolkiah akan berkunjung ke Indonesia pada 2-4 Mei 2018. Hal ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Indonesia dan Brunei Darussalam untuk memperkuat kerja sama bilateral.

Mengutip keterangan resminya, Selasa (1/5/2018), Menteri Luar Negeri dan Perdagangan II Brunei Darussalam Dato Erywan Pehin Yusof dan Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi melakukan pertemuan untuk membahasa persiapan kunjungan kenegaraan Sultan dan Yang Di-Pertuan Brunei Darussalam, Sultan Haji Hassanal Bolkiah.

Advertisement

Selain itu, kedua menteri juga mendiskusikan upaya penguatan hubungan dan kerja sama bilateral di berbagai bidang.

Dalam kaitan tersebut, kedua menteri sepakat untuk segera melaksanakan pertemuan ke-4 Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC). Forum ini diyakini menjadi mekanisme bilateral kedua menteri untuk melakukan review dan merumuskan langkah-langkah dalam rangka penguatan implementasi kerja sama bilateral kedua negara.

Di bidang ketenagakerjaan, kedua menteri sepakat untuk segera memfinalisasi pembentukan nota kesepahaman mengenai penempatan dan perlindungan tenaga kerja domestik Indonesia di Brunei.

Di bidang ekonomi dan perdagangan, kedua negara sepakat untuk mengembangkan kerja sama ekonomi yang memfokuskan pada pengembangan kawasan Kalimantan melalui pembangunan konektivitas (darat, laut dan udara) yang terintegrasi serta penguatan kerja sama ekonomi sub-regional diantaranya melalui BIMP-EAGA (Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East Asean Growth Area).

Kedua negara juga berkomitmen untuk memperkuat kerja sama penanganan keamanan di kawasan, khususnya terkait dengan penanggulangan terorisme, radikalisme dan ekstrimisme termasuk foreign terrorist fighter sebagaimana disepakati pada Sub-Regional Meeting on Foreign Terrorist Fighters and Cross Border Terrorism (SRM FTF-CBT) di Manado pada 2017.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Ibadah dan Wisata Dikawal Ketat, Bantul Siaga Selama Paskah

Ibadah dan Wisata Dikawal Ketat, Bantul Siaga Selama Paskah

Bantul
| Jum'at, 03 April 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement