Advertisement
KISAH UNIK : Berbentuk Unik, Stasiun Wasa Jadi Pusat Perhatian
Advertisement
Kisah unik mengenai sebuah stasiun di Jepang.
Harianjogja.com, JEPANG -- Bangunan Stasiun Wasa di jalur JR, Hidakagawa, Prefektur Wakayam, Jepang menarik perhatian masyarakat. Bentuknya yang unik berupa tabung menjadi penyebab.
Advertisement
Dilansir dari The Japan News, Senin (10/10/2016), Stasiun Wasa dibuka untuk pengunjun awal bulan ini.
Adapun stasiun yang berusia 85 tahun ini semula hanyalah sebuah bangunan kayu. West Japan Railway Co menyatakan pemugaran ini dilakukan karena bangunan tersebut sudah tua dan area tersebut rawan gempa. Perusahaan lalu merehabilitasi bangunan ini dari sisi utara stasiun. Proses pembangunan selesai Juli 2016.
Bangunan baru ini didesain sederhana, bentuknya seperti pipa besar yang biasanya digunakan untuk saluran air bawah tanah. Bagian bawah tabung dikubur di dalam tanah.
Stasiun baru ini memiliki 3 meter, ditambah dengan tabung yang dipendam, ketinggian mencapai 3,7 meter. Luasnya mencapai 13 meter persegi. Bangunan baru ini terdiri dari bangku kayu untuk empat sampai lima orang, jadwal, papan informasi tarif dan sebuah kotak kecil untuk tempat tiket bekas. Seperti stasiun terdahulu, bangunan ini tidak memiliki mesin tiket.
Stasiun Wasa dibuka pada Desember 1930 dan tempat ini adalah stasiun satu-satunya di Hidakagawa. Jumlah penumpang dari stasiun ini rata-rata 150 penumpang tiap hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen, Sleman Pastikan Aman dari PHK
- Jadwal KRL Solo Jogja Hari Ini, Berangkat dari Stasiun Palur, 8 April
- Hasil Real Madrid vs Bayern Skor 1-2, Harry Kane Bungkam Bernabeu
- DPRD Kulonprogo Dorong Audit Total PT SAK oleh BPKP
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini, Rabu 8 April 2026 Naik dari Tugu
- Ketua KPK Belum Terima Panggilan Dewas soal Kasus Haji
- 47 SMP dan 26 MTs di Bantul Siap Jalani TKA, Ini Skemanya
Advertisement
Advertisement




