WNI HILANG DI TURKI : Ini Pernyataan Presiden

21 Maret 2015 14:20 WIB Redaksi Solopos News Share :

WNI hilang di Turki, Presiden mengancam cabut kewarganegaraan 16 WNI.

Harianjogja.com, JOGJA- Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah saat ini tengah memproses kepulangan 16 warga negara Indonesia yang ditangkap Pemerintah Turki, namun jika menolak dipulangkan maka status kewarganegaraan mereka akan dicabut. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/03/20/wni-hilang-di-turki-16-wni-diduga-sudah-kabur-dari-turki-586709">WNI HILANG DI TURKI 16 WNI Diduga Sudah Kabur dari Turki)

"Apabila mereka menolak dipulangkan ke Indonesia, pemerintah kemungkinan akan mencabut status kewarganegaraan sebanyak 16 WNI tersebut," kata Presiden Joko Widodo di Yogyakarta, Jumat (20/3/2015).

Menurut dia, selain mengirim tim intelijen dan tim Kementerian Luar Negeri, pemerintah juga telah berkomunikasi dengan Pemerintah Turki terkait pemulangan 16 WNI tersebut. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/03/20/wni-hilang-di-turki-bantu-wni-menyeberang-ke-suriah-bisnis-baru-orang-turki-586683">WNI HILANG DI TURKI : Bantu WNI Menyeberang ke Suriah, Bisnis Baru Orang Turki)

"Namun apabila mereka tetap bersikeras tidak mau dipulangkan ke Indonesia, maka pemerintah kemungkinan akan mencabut status kewarganegaraan mereka," katanya.

Presiden menambahkan, proses pemulangan 16 WNI tersebut merupakan urusan negara, sehingga dirinya tidak mau berkomentar banyak.

Sebelumnya sebanyak 16 WNI ditangkap Pemerintah Turki saat akan menyeberang ke Suriah.