DUGAAN PLAGIARISME ANGGITO ABIMANYU : UGM Sayangkan Pengunduran Diri Anggito

19 Februari 2014 15:18 WIB News Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Majelis Wali Amanat (MWA) UGM menyayangkan sikap Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM Anggito Abimanyu yang mengundurkan diri terkait dugaan plagiarisme.

Menurut Ketua MWA UGM Prof. Sofian Effendi, Anggito cukup meminta maaf atas keteledorannya dan tidak perlu mengundurkan diri.

Sofian mengatakan, plagiarism terjadi bila Anggito mengakui hasil penelitian seseorang apalagi penelitian tersebut belum dipublikasikan. Sebaliknya, bila sebuah tulisan ditayang di media publik maka karya tersebut sudah menjadi milik publik.

“Menurut saya, apa yang terjadi tidak bisa dikatakan sebagai plagiarism karena tulisan milik Hotbonar sudah merupakan informasi publik,” kata Sofian ketika ditemui di Balairung UGM, Selasa (18/2/2014).

Jika seseorang mengetahui tulisan tersebut pernah dimuat di koran yang sama pada 2006 lalu, sambungnya, maka tidak salah kalau Anggito mengutip sebagian isinya.

Sofian juga menyayangkan jika UGM pada akhirnya mengabulkan permintaan pengunduran diri Anggito. Sofian sendiri sudah menyampaikan pendapatnya kepada Rektor UGM.

Dia berharap, Rektor UGM tidak terlalu kejam menghukum Anggito. Sebab, lanjut Sofian, Anggito hanya perlu meminta maaf kepada Hotbonar dan rekannya atas keteledorannya tersebut.

“UGM akan mengalami kerugian besar jika hal itu terjadi. Meski keputusan UGM belum final, saya berharap Anggito bisa dipertahankan. Anggito itu salah satu dosen yang cemerlang di UGM,” kata mantan Rektor UGM itu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tulisan Anggito yang dimuat di Harian Kompas pada 10 Februari 2014 berjudul “Gagasan Asuransi Bencana” dinilai menjiplak karya Hotbonar Sinaga dan Munawar Kasan yang terbit pada 2006 lalu berjudul “Menggagas Asuransi Bencana”.

Anggito pun mengakui kesalahannya tersebut dan menyatakan mengundurkan diri sebagai dosen UGM. (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)