Polisi Gelar Patroli Besar, Tawuran hingga Balap Liar Disikat
Polisi gelar patroli besar di Jakarta Selatan untuk cegah tawuran dan balap liar. Sejumlah remaja dibubarkan, situasi aman.
Ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, MALUKU--Maluku Barat Daya diguncang gempa tektonik berkekuatan 5,2 Skala Richter (SR) pada Selasa (18/6/2019) pukul 23.27.19 WIT atau pukul 21.27.19 WIB.
Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa berapa pada titik koordinat 7.66 Lintang Selatan dan 128.99 Bujur Timur yakni berada pada kedalaman 96 kilometer di bawah permukaan laut.
Pusat gempa tersebut berjarak sekitar 67 km di bagian Barat Tepa dan 129 km di bagian Timur Laut Tiakur, Maluku Barat Daya.
BMKG juga menyebut, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Namun, sampai saat ini belum ada informasi kerusakan bangunan maupun infrastruktur.
Sehari sebelumnya, pada Senin (17/6/2019), pukul 13:01:50 WIT juga terjadi gempa dengan kekuatan 5,3 SR yang mengguncang Maluku Barat Daya. Pusat gempa tersebut berada pada titik koordinat -6.91 Lintang Selatan dan 129.4 Bujur Timur dengan kedalaman 189 km di bawah permukaan laut.
Pusat gempa tersebut berjarak sekitar 225 km dari daratan di Maluku Barat Daya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Polisi gelar patroli besar di Jakarta Selatan untuk cegah tawuran dan balap liar. Sejumlah remaja dibubarkan, situasi aman.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.