Banjir Terjang Gaza, 70.000 Tenda Pengungsi Palestina Terendam
Hujan deras dan badai di Gaza merendam 70.000 tenda pengungsi Palestina. Ribuan keluarga kehilangan tempat berlindung.
TNI berjaga pasca kerusuhan di Lapas Langkat. /Ist-Antara.
Harianjogja.com, LANGKAT--Kericuhan terjadi di Lapas Narkotika Kelas III Langkat, Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis (16/5) kemarin. Mulai dari peristiwa pembakaran hingga kaburnya sejumlah napi.
Namun, saat peristiwa itu terjadi, Kalapas Narkotika Langkat Bachtiar Sitepu tidak berada dilokasi. Ia diketahui sedang berada di Betlehem.
Hal itu dikatakan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut Jahari Sitepu, Jumat (17/5) pagi.
"Keberadaannya menurut informasi dan sudah di cek langsung dia berada di Betlehem," ujarnya
Jahari menambahkan, kepergian Bachtiar Sitepu ke salah satu kota Palestina di Tepi Barat ini dalam rangka ibadah. "Kalapas cuti sebanyak 30 hari," ujarnya.
Namun, pasca kericuhan yang terjadi kata Jahari, Ia memaksa Kalapas untuk segera kembali ke Indonesia.
"Tetapi menurut informasi dia, pesawat tidak ada. Insya Allah hari Sabtu sudah ada pesawat untuk menuju Indonesia dan Insya Allah minggu sudah ada di Langkat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hujan deras dan badai di Gaza merendam 70.000 tenda pengungsi Palestina. Ribuan keluarga kehilangan tempat berlindung.
MacBook Pro 14 inci OLED M5 Pro lebih ringan, tetapi pengujian mencatat kipas mencapai 55,5 dB(A) dan suhu bodi hampir 50 derajat Celsius.
Manchester United masih di zona degradasi setelah imbang 4-4 melawan Aston Villa. Arsenal memimpin klasemen Liga Inggris dengan 27 poin.
Brian Uriarte mengunci gelar Rookie Terbaik Moto3 2026 setelah finis ke-14 di Qatar. Veda Ega menempati posisi kedua klasemen rookie.
Inter Milan mengalahkan Como 2-0 lewat gol Pio Esposito dan Marcus Thuram. Nerazzurri kini mengoleksi 28 poin di Liga Italia.
BMKG mengeluarkan peringatan hujan lebat disertai petir di empat kecamatan di DIY pada Senin dini hari, 9 November 2026.