Pemerintah Anggarkan Rp639,6 Triliun untuk 43 Program Bansos
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump./REUTERS
Harianjogja.com, WASHINGTON--Seorang mantan analis intelijen Amerika Serikat (AS) ditangkap pada Kamis (9/5/2019) atas dugaan memiliki dan mengungkapkan informasi pertahanan nasional rahasia mengenai program serangan pesawat tanpa awak (drone) AS kepada seorang wartawan.
Analis itu, yang bernama Daniel Everette Hale, 31 tahun, dari Nashville, Tennessee, telah bekerja di Lembaga Keamanan Nasional (NSA) dan Lembaga Intelijen Geospasial Nasional (NGA), dan mulai berkomunikasi dengan wartawan tersebut sejak tahun 2013. Hal itu disampaikan oleh Departemen Kehakiman AS.
Dokumen-dokumen bersifat rahasia kemudian dipublikasikan oleh media berita daring wartawan itu, tuduh Pemerintah AS. Dakwaan tidak menyebutkan media dan nama wartawan tersebut, namun gambaran yang ada mengacu pada Jeremy Scahill dari media Intercept.
Pada Oktober 2015, Intercept menyiarkan serangkaian tulisan oleh Scahill dan beberapa wartawan dengan judul "Laporan Drone".
Dalam tulisan-tulisan berseri itu, Intercept mengungkapkan bahwa pihaknya mempunyai satu sumber yang telah membocorkan dokumen-dokumen rahasia karena sumber itu merasa publik Amerika "memiliki hak untuk memahami proses orang-orang dimasukkan dalam daftar pembunuhan dan akhirnya dibunuh."
Dakwaan-dakwaan yang dikenakan terhadap Hale pada Kamis itu menandai upaya penumpasan terbaru, terhadap media yang membocorkan rahasia, oleh Departemen Kehakiman yang dimulai ketika Jeff Sessions menjabat sebagai Jaksa Agung.
Selama kepemimpinan Presiden Donald Trump, Pemerintah AS telah mengajukan perkara-perkara kejahatan terhadap pembocor, termasuk mantan analis intelijen Reality Winner, yang membocorkan laporan mengenai campur tangan Rusia dalam pemilihan tahun 2016 serta membocorkannya kepada laman berita Intercept.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
BPS melakukan ubinan palawija di Sleman untuk mengukur produktivitas jagung, kacang-kacangan, dan ubi jalar sebagai dasar penghitungan estimasi produksi pertani
Disdikpora Kulonprogo mendorong wajib belajar prasekolah satu tahun sebelum SD, dengan fokus pada pemerataan akses dan peningkatan kualitas PAUD.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan telah menaati putusan MA terkait sengketa INI dan berharap dualisme kepengurusan segera berakhir.
PSIM Jogja menghadapi Isenmulang tanpa Ze Valente akibat kartu merah. Laskar Mataram berupaya bangkit setelah lima kekalahan beruntun.
Luhut mengusulkan penyesuaian definisi korupsi merujuk UNCAC. KPK menolak penghapusan total unsur kerugian negara dan membuka opsi delik pemberatan.