7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok./Antara-Seto Wardhana
Harianjogja.com, JAKARTA- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (BTP) bercuit ihwal banjir yang kini melanda Jakarta.
Puluhan wilayah di DKI Jakarta kembali terendam banjir, Jumat (26/4/2019). Selain kerugian material, banjir tersebut juga ikut menyebabkan dua warga Jakarta meninggal dunia.
Hal tersebut, membuat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, turut turun tangan.
Melalui akun Twitter miliknya, Ahok meminta semua warga Jakarta untuk tetap waspada dan bahu membahu menolong korban banjir.
“Kepada warga DKI, harap waspada terhadap banjir. Mari fokus untuk membantu para korban banjir. Dan jangan membuang sampah sembarangan,” tuturnya.
Untuk diketahui, BPBD DKI dalam laman resminya belum menyebutkan identitas kedua korban tewas akibat banjir Jakarta. Namun, BPBD menyatakan satu korban meninggal dunia akibat terseret arus.
“Dua orang meninggal dunia karena banjir. Satu di antaranya, meninggal dunia terseret arus Kali Ciliwung di Kelurahan Kebon Baru, Jakarta Selatan,” kata BPBD dalam pernyataan resminya.
Sedangkan satu korban lainnya meninggal akibat serangan jantung di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur.
Banjir melanda sekitar 32 titik di Jakarta pada Jumat pagi, akibat hujan lebat di kawasan Bogor dan sekitarnya pada Kamis (26/4/2019) malam.
Hujan deras mengakibatkan ketinggian muka air di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat naik menjadi Siaga I.
Disebutkan lokasi yang terkena banjir antara lain di Jakarta Selatan tepatnya di RW 01, 02, 011 Kelurahan Pengadegan; RW 01, 03, 07 di Kelurahan Rawajati; RW 01 di Kelurahan Cikoko; dan, RW 010 di Kelurahan Kebon Baru, dengan ketinggian banjir rata-rata 10 cm sampai 250 cm.
Sedangkan untuk Wilayah Jakarta Timur tepatnya di RW 01, 02, 03, 05, 08, 012 Kelurahan Cawang; RW 01, 02, 04, 05 Kelurahan Balekambang; dan, RW 05, 06, 07, 15, 16 Kelurahan Cililitan.
Selanjutnya, RW 04 sampai RW 08 Kelurahan Kampung Melayu dan RW 06, 07, 11, 14, Kelurahan Bidara Cina, dengan ketinggian banjir rata-rata 10 cm hinga 250 cm.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.