El Nino Mengintai, Harga Pangan 2027 Perlu Diwaspadai
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Ma'ruf Amin/Antara-Yulius Satria Wijaya
Harianjogja.com, JAKARTA- Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma\'ruf Amin menyebutkan massa yang akan hadir di Kampanye Akbar Jokowi-Ma\'ruf pada 13 April di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tak akan kalah besar dengan massa yang hadir dalam Kampanye Akbar Prabowo-Sandi, Minggu (7/4/2019)
Ma\'ruf tak terlalu kaget dengan jumlah massa yang hadir di kampanye Prabowo-Sandi.
"Menurut saya biasa saja. Tunggu nanti, 13 [April] nanti," ujar Ma\'ruf saat ditemui di rumahnya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/4/2019).
Ma\'ruf mengatakan pada Pilpres 2014 massa yang hadir di kampanye Jokowi di SUGBK juga sangat banyak. Bahkan, kata dia, kemungkinan lebih besar dari massa kampanye akbar Prabowo-Sandiaga di GBK.
"Saya kira biasalah begitu. Pak Jokowi juga 2014 bisa mengumpulkan massa yang lebih besar, dan besok [13 April] mudah-mudahan lebih besar," ucap Ma\'ruf.
Terlepas dari klaim massa Prabowo, Ma\'ruf memberikan apresiasi kepada pihak keamanan yang telah mengawal pelaksanaan kampanye akbar Prabowo-Sandiaga.
"Kami apresiasi pada petugas keamanan karena bisa berjalan dengan lancar. Jadi, keamanan kita bagus, mengawal pelaksanaan kampanye besar di Jakarta," kata Kiai Ma\'ruf.
Kampanye Akbar Prabowo-Sandi yang berlangsung Minggu (7/4) pagi diklaim sebagai kampanye dengan massa terbesar di Gelora Bung Karno (GBK) sejak reformasi. Sandiaga Uno bahkan menyebut kampanye itu dihadiri satu juta orang. Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma\'truf kemudian menyangkalnya dan menyebut kampanye Prabowo di SUGBK hanya dihadiri ratusan ribu orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.