Kasus Kuansing, KPK Telusuri Pemberian Uang ke Kemenhut
KPK mendalami dugaan pemberian uang dari Pemkab Kuansing ke Kementerian Kehutanan dan proses pengembaliannya dalam kasus Kuansing.
Sejumlah polisi dan tentara berpakaian preman tengah menendang barikade kepolisian dalam simulasi pengamanan Pemilu 2019 di Alun-Alun Wates, Kecamatan Wates, Kamis (7/2/2019).-Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JAKARTA--Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno berharap agar tidak terjadi saling hujat dan tindakan kekerasan hanya karena perbedaaan pilihan dalam Pemilu 2019. Ia mengimbau masyarakat bersikap profesional.
"Jangan sampai karena adanya perbedaan pilihan, terjadi saling hujat dan bahkan tindakan kekerasan," kata Adi Prayitno pada diskusi Empat Pilar MPR RI: "Konsolidasi Nasional untuk Pemilu Damai", di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (25/3/2019).
Menurut Adi Prayitno, pemilu presiden adalah proses demokrasi yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memilih presiden dan wakil presiden selama periode lima tahun. "Kalau perbedaan pilihan dalam pemilu sampai melakukan tindakan kekerasan dan meretakkan persatuan pada masyarakat, hal itu terlalu mahal," katanya.
Dalam pandangan Adi Prayotno, demokrasi di Indonesia sudah cukup maju, sehingga masyarakat diimbau dapat menyikapi pemilu presiden secara proporsional dan bijaksana. Adi juga mengingatkan masyarakat, bahwa demokrasi di Indonesia sudah memberikan berkah yang banyak bagi masyarakat. "Kalau masyarakat sampai terpancing tindak kekerasan, maka situasi masyarakat bisa tidak kondusif. Hal ini akan merugikan bangsa Indonesia itu sendiri," katanya.
Adi juga menyoroti, kemajuan demokrasi di Indonesia dapat memunculkan masyarakat awam menjadi presiden, misalnya Joko Widodo. Karena itu, Adi mengingatkan masyarakat untuk merawat kondisi masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.
Adi juga melihat, pemilu legislatif dan pemilu presiden setelah era reformasi, menuntut calon anggota legislatif (caleg) maupun capres-cawapres untuk bekerja sungguh-sungguh dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, mengatakan, pemilu presiden 2019 sepatutnya mengutamakan keadaban publik sehingga dapat berlangsung secara damai, demokratis, dan kondusif.
"Situasi menjelang pemilu presiden yang semakin memanas, dikhawatirkan dapat membuat persatuan bangsa menjadi retak. Jangan sampai karena pemilu presiden yang diselenggarakan setiap lima tahun, tapi persatuan bangsa menjadi retak," kata Ace Hasan.
Menurut Ace Hasan, pemilu 2019 adalah pemilu yang pertama kali diselenggarakan secara serentak antara pemilu legislatif dan pemilu presiden. Sebelumnya, pemilu legislatif dan pemilu presiden diselenggarakan secara terpisah. "Pemilu yang diselenggarakan secara serentak ini menjadi tantangan baru, baik bagi penyelenggara maupun peserta pemilu," katanya.
Politisi Partai Golkar ini berharap, melalui pemilu presiden yang diselenggarakan mengutamakan keadaban publik dapat menghasilkan pemimpin nasional yang terbaik dan sesuai harapan rakyat.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini menaruh harapan, masyarakat dapat menyikapi situasi yang memanas menjelang pemilu dengan sikap dewasa dan bijaksana.
Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengingatkan masyarakat Indonesia, tidak perlu membesarkan kekhawatiran dan ketakutan terhadap temperatur politik yang memanas menjelang pemilu presiden 2019.
"Indonesia memiliki pengalaman panjang menyelenggarakan pemilu dan setiap menjelang pemilu situasinya selalu panas. Namun, setelah pemilu selesai dan ada pemimpin yang terpilih, maka masyarakat kembali damai lagi," kata Hidayat Nur Wahid.
Menurut dia, setiap selesai pemilu masyarakat kembali pada kehidupan bermasyarakat secara damai. Karena itu, menghadapi pemilu presiden 2019, kata dia, sebagian masyarakat Indonesia tidak terlalu membesar-besarkan kekhawatiran dan ketakutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
KPK mendalami dugaan pemberian uang dari Pemkab Kuansing ke Kementerian Kehutanan dan proses pengembaliannya dalam kasus Kuansing.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.