Menag Ajak ASN hingga Santri Jadi Agen Perlindungan Sosial
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar. Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak jajaran Kementerian Agama hingga tokoh agama dan santri ikut bergerak sebagai agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Mereka diharapkan membantu pemerintah dalam pendataan penerima bantuan sosial agar program tersebut menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Ajakan itu disampaikan Menag menyusul upaya pemerintah melakukan pendataan penerima bantuan sosial. Agen Perlinsos diharapkan dapat membantu memastikan bantuan sosial tepat sasaran sekaligus mendampingi warga yang membutuhkan di lingkungan masing-masing.
“Mari bergerak bantu sesama. Jangan biarkan ada tetangga kita yang terpuruk karena kemiskinan ekstrem, sakit, atau putus sekolah tanpa ada perhatian dari kita,” ujar Menag dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Guru hingga Santri Dilibatkan
Nasaruddin mengatakan kepedulian terhadap sesama merupakan panggilan iman sekaligus wujud nyata persaudaraan yang diajarkan oleh seluruh agama. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Kementerian Agama mengambil peran dalam upaya perlindungan sosial.
Peran tersebut mencakup ASN Kementerian Agama, guru, dosen, penyuluh, penghulu, pembimas, hingga kiai dan santri. Mereka diminta hadir sebagai agen Perlinsos dan memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam proses pendataan.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung program perlindungan sosial nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menag berpesan agar pelaksanaan program dilakukan dengan landasan ikhlas, jujur, dan penuh dedikasi. Menurutnya, hal tersebut penting untuk menjaga kemaslahatan umat serta martabat kemanusiaan.
Kemenag Punya Puluhan Ribu Penyuluh dan Penghulu
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad mengatakan Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam sosialisasi program Perlinsos.
Menurut dia, Kemenag memiliki jejaring yang luas sehingga dapat menjangkau masyarakat dalam jumlah besar. Kemenag setidaknya membina 38 ribu penyuluh agama dan 13 ribu penghulu.
“Selain itu, juga ada para guru, guru madrasah, kemudian juga ormas keagamaan, majelis taklim, termasuk juga para takmir dan imam masjid dan kiai yang sangat potensial untuk membantu Kementerian Agama mempercepat registrasi perlindungan sosial,” kata dia.
Abu mengatakan keterlibatan jaringan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses registrasi perlindungan sosial sekaligus mendukung ketepatan sasaran bantuan.
“Jadi Perlinsos ini semacam digitalisasi bantuan sosial supaya lebih cepat birokrasinya dan lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Panjat tebing Indonesia gagal menambah medali dari nomor lead putra dan putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Eskalator Stasiun Duri mengalami gangguan dan bergerak mundur. Sebanyak 12 penumpang luka ringan dan mendapat penanganan medis.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Jarak pandang 600 meter membuat delapan penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda, terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.